Minggu, 19 Agustus 2018
Berita Jambi Paling Update


Ekonomi Jambi Mengalami Pertumbuhan, Segini Besarannya…

Senin, 05 Februari 2018 - 22:51:38 WIB | Dibaca: 453 pembaca
Dadang Hardiwan, Kepala BPS Provinsi Jambi menjelaskan pertumbuhan perekonomian Jambi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Ekonomi Jambi tahun 2017 tumbuh sebesar 4,64 persen. Dirilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Kepala Kantor BPS Provinsi Jambi mengatakan,dibanding dengan dua tahun sebelumnya, maka pertumbuhan ekonomi Jambi tahun 2017 meningkat. 

Perekonomian Jambi berdasarkan besaran produk domestic regional (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2017 mencapai Rp 191,099 miliar dan PDRB per kapita mencapai Rp 54,37 juta.

"Tahun 2015 lalu sebesar 4,21 persen dan 2016 lalu sebesar 4,37 persen, "kata Dadang Hardiwan, Kepala BPS Provinsi Jambi.
Ia mengatakan, struktur ekonomi Jambi pada tahun 2017 didominasi oleh pertanian,kehutanan dan perikanan yang memberikan kontrubsi terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yakni sebesar 29,41 persen.

Diikuti oleh pertambangan dan penggalian sebesar 17,66 persen. Sementara pada sisi pengeluaran, PDRB banyak digunakan untuk komponen pengeluaran ekspor sebesar PDRB banyak digunakan untuk komponen pengeluaran ekspor sebesar 69,48 persen.

Terkait dengan pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi selama 2017, Dadang menjelaskan, banyak fenomena atau peristiwa yang terjadi yang memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi yaitu kondisi iklim yang cukup kondusif sepanjang tahun mendorong peningkatan produksi pertanian.

Pertumbuhan ekonomi Jambi tahun 2017 terjadi pada semua lapangan usaha. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh penyedia akomodasi dan makan minum sebesar 7,95 perdsen, diikuti konstruksi sebesar 7,22 persen serta informasi dan komunikasi sebesar 6,60 persen.

Sedangkan dilihat dari sisi pengeluaran, paling tinggi dicapai oleh komponen ekspor mencapai 8,79 persen, diikuti komponen pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 7,61 persen, dan komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 4,44 persen.

“Dari sisi pengeluaran ada penurunan yakni pada komponen perubahan inventori,”pungkasnya. (yni)


Berikan Komentar via Facebook :

Advertisement
Advertisement





Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /