Jumat, 17 Agustus 2018
Berita Jambi Paling Update


Galian C Tak Berizin Banyak Beroperasi di Muarojambi

Rabu, 06 Juni 2018 - 23:29:12 WIB | Dibaca: 211 pembaca
Ilustrasi. Foto : Net
JAMBIUPDATE.CO, SENGETI - Saat ini para pemilik Tambang Galian C atau tambang pasir di Kabupaten Muarojambi yang Legal sedang dikeluhkan dengan banyaknya Tambang Ilegal yang beroperasi, Ilegal karena mereka tidak memiliki Izin Galian C yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Jambi. 
 
Hal ini tentunya merugikan pemilik tambang galian C resmi atau legal yang mengantongi izin. Sebab, galian C yang tak miliki izin tersebut menjual pasirnya di bawah harga pasaran.
 
"Mereka (galian C yang tak miliki izin red) menjual pasirnya lebih murah dari harga pasaran. Dan mereka juga mengantarkan pasir ke alamat pembeli. Tentu saja konsumen akan membeli ke mereka. Sedangkan kami yang memiliki izin resmi ini bisa merugi," sebut salah seorang pemilik Galian C yang mengantongi izin yang engan namanya disebutkan kemarin. 
 
Lebih lanjut ia menuturkan, mereka mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dalam membuat izin galian c mereka. Sehingga jika ada galian C yang tak miliki izin mereka yang terkena dampaknya. "Bagaimana kami mau bersaing dengan mereka yang tak mengantongi izin. Jika harganya perbedaannya sangat besar. Saya tidak segan bersaing asalkan mereka juga memiliki izin resmi," sebutnya. 
 
Ia berharap agar pemerintah dan pihak terkait bisa mencari solusi bagaimana cara untuk mengatasi persoalan ini. "Kami bayar pajak, tapi pendapatan kami kecil. Sedangkan yang tak mengantongi izin, tak bayar pajak dan hasilnya juga besar. Saya berharap pihak terkait bisa mencarikan solusi bagaimana persoalan ini, karena jika dibiarkan tanpa tindakan kami bisa terus mengalami kerugian," harapnya.
 
Sementara itu, Junaidi, anggota dewan Kabupaten Muarojambi ketika diminta tanggapannya terkait persoalan ini mengatakan, jika apa yang dilakukan pemilik galian yang tak mengantongi izin itu merugikan yang memiliki izin resmi. "Saya tidak tahu pasti jumlahnya. Namun kami akan memanggil badan Lingkungan Hidup untuk mempertanyakannya berapa jumlah galian C," ujar Junaidi.
 
Jika sudah mengetahui lokasi galian C tersebut lanjut Junaidi pihaknya akan melakukan pengecekan ke lapangan. "Kalau sudah ada datanya kita cek ke lapangan. Dan jika memang tak mengantongi izin akan kita beri teguran. Sebab, untuk mengurus izin resmi memakan biaya yang tidak sedikit," tukas Junaidi.  (era) 

Berikan Komentar via Facebook :

Advertisement
Advertisement





Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /