Rabu, 19 Desember 2018
Berita Jambi Paling Update


Ini Kronologis Curanmor Didepan JNE Sungai Penuh yang Sempat Terekam CCTV

Rabu, 01 Agustus 2018 - 15:00:07 WIB | Dibaca: 390 pembaca
Terlihat pelaku yang terekam CCTV.

JAMBIUPDATE.CO, SUNGAIPENUH - Pada Selasa (31/7) malam kemarin, aksi pencurian sepeda motor terjadi di depan kantor TIKI JNE Sungaipenuh. Pelaku membawa kabur sepeda motor milik Dendi Herianto (35), pimpinan TIKI JNE Sungai Penuh, warga Desa Gedang, Kecamatan Sungai Penuh, Kota Sungai Penuh.

Informasi yang berhasil dihimpun dari korban, bahwa kejadian tersebut terjadi pada Selasa (31/07) sekira pukul 20.00 Wib. Awalnya, sekira pukup 17.00 Wib korban memarkirkan sepeda motornya di tempat bekerja tepatnya di kantor JNE Sungai Penuh dengan Stang dalam keadaan terkunci. Kemudian, korban masuk kedalam kantor JNE dan menutup pintu kantor.

"Sekira Pukul 17.30 Wib mobil pengiriman JNE datang, kemudian kami membuka pintu kantor lagi untuk memasukkan barang-barang yang baru datang," ujar Dendi.

Selanjutnya kata Dendi, sekira Pukul 18.30 Wib selesai memasukkan barang-barang, kemudian korban masuk lagi keadalam kantor dan menutup pintu kantor JNE. Sekira Pukul 19.15 Wib, istri pelapor Ratna Tiara Putri keluar kantor untuk membeli Nasi di samping kantor JNE, pada saat itu sepeda motor milik korban masih terparkir di depan kantor JNE.

"Setelah selesai membeli nasi, istri saya masuk kembali kedalam kantor dan selanjutnya kami makan bersama di lantai 2 Kantor JNE sambil melihat kamera CCTV," ungkapnya.

Tepatnya sekira Pukul 20.00 Wib, korban melihat dari kamera CCTV ada orang yang sedang berusaha membuka kunci kontak Sepeda motor milik korban. Selanjutnya, kotban dengan cepat langsung turun ke lantai 1 dan membuka pintu kantor.

"pada saat itu, orang yang tidak dikenal tersebut sudah membawa Sepeda motor kami, kearah Jalan Baru Desa Gedang. Kami berusaha mengejar pelaku, namun tidak dapat ditemukan," jelasnya

BACA JUGA : Curanmor Didepan JNE Sungai Penuh Terekam CCTV

Kapolsek Sungai Penuh, AKP Yudistira, dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. "Benar, laporan sudah masuk dan sudah kita terima," ujar Yudistira.

Saat ini lanjut Yudistira, pihaknya masih melakukan penyelidikan dilapangan dan terus mencari pelaku. "Anggota sudah kita turunkan dilapangan melakukan lidik, ciri-ciri sudah kita lihat berdasarkan bukti dilapangan CCTV, dan anggota masih menulusuri," singkatnya. (adi)


Berikan Komentar via Facebook :

Advertisement





Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /