Selasa, 18 September 2018
Berita Jambi Paling Update


Lihat Keluarga dr. Maulana Belanja, Masyarakat Heran Baju yang Dibeli Sama Harganya dengan Mereka

Jumat, 23 Juni 2017 - 21:49:26 WIB | Dibaca: 3054 pembaca
Maulana beserta istri dan tiga buah hatinya terlihat berbelanja baju lebaran di WTC Ramayana Jambi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Tradisi berbelanja baju lebaran di bulan puasa bagi masyarakat Indonesia ternyata juga berlaku bagi keluarga Dr. H. Maulana. MKM dan keluarga.

Seperti kemarin (18/6) dr. Maulana beserta istri dan tiga buah hatinya terlihat berbelanja baju lebaran di WTC Ramayana Jambi.

Di suasana yang penuh sesak dengan pengunjung lain pemilik RSIA Annisa tersebut, terlihat sibuk memilih baju untuk hari lebaran nanti.

Kesibukan berbelanja salah satu calon kuat walikota Jambi tersebut juga di ikuti oleh dr. Hj. Nadiyah istrinya yang nampak asyik memilih baju untuk ketiga buah hatinya .

Aktivitas belanja pasangan dokter sukses ini tidak luput dari perhatian pengunjung lain yang sama - sama ingin belanja.

Seperti ibu Mufariani yang mengaku cukup terkejut ketika bertemu dengan dr. Maulana di pusat perbelanjaan ternama di kota Jambi tersebut.

"Saya cukup terkejut ketika memilih baju koko untuk bapak di rumah, ternyata di samping saya ada pak dokter Maulana lagi asyik milih baju juga," ungkapnya.

Keterkejutan wanita yang kerja di salah satu asuransi tersebut cukup beralasan, karena sebagai orang yang memiliki ekonomi yang terbilang mapan, gaya belanja dr. H. Maulana jauh dari mewah dan mahal seperti anggapan kebanyakan orang.

"Saya pikir beliau belanja bajunya di Jakarta di Mall -Mall besar sesuai dengan kemampuan ekonominya, tapi hari ini saya lihat pak Maulana sangat sederhana," katanya.

Keterkejutan ibu dua anak ini bertambah ketika mereka sama - sama membayar di kasir. "Baju koko pak Maulana berharga cukup murah sekitar 200 ribu sama dengan yang saya beli, padahal jika mau tentu beliau bisa membeli baju yang harganya jutaan rupiah," tuturnya.

Dokter Maulana sendiri ketika di konfirmasi mengatakan dirinya dan keluarga memang masih rutin belanja baju lebaran di akhir puasa.

"Memakai baju baru merupakan bentuk kegembiraan kita menyambut lebaran sebagai hari kemenangan, meski itu tidak harus mahal dan mewah," jelasnya.

Karena kalaupun ada kelebihan rejeki, lebih baik digunakan untuk membantu sesama yang membutuhkan, dibanding menuruti hawa nafsu berbelanja semahal mungkin busana.

"Saya prinsipnya baju itu enak dilihat dan nyaman dipakai, alhamdulilah istri ada anak - anak juga sependapat untuk tidak berlebih - lebihan dalam berbusana, tandas pria yang pernah menjadi dokter teladan provinsi Jambi tersebut," pungkasnya. (*/wan)


Berikan Komentar via Facebook :

Advertisement





Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /