Senin, 11 Desember 2017
Berita Jambi Paling Update


Mantan Anggota Dewan Tebo Disidang

Rabu, 11 Oktober 2017 - 22:09:06 WIB | Dibaca: 400 pembaca
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Kasus pengeroyokan terhadap Ali Akbar, berlanjut ke meja hijau. Duduk sebagai terdakwa, mantan anggota DPRD Kabupaten Tebo, M Amin alias Amin Lok, Lukman dan Wenda.

Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jambi, Selasa (10/9) siang. Sidang dipimpin ketua majelis hakim Makatoda Hafat.
Dalam sidang dihadirkan korban Ali Akbar. Dalam persidangan, Dia menceritakan jika dirinya dikeroyok oleh ketiga terdakwa saat sedang mendokumentasikan persidangan.

Namun saat mengambil poto terdakwa Amin Lok merasa tersinggung atas pengambilan poto dirinya oleh saksi. Saksi menyebut jika terdakwa melakukan pengusiran pada dirinya hingga berujung pemukulan.

"Dia (terdakwa, Amin Lok) bilang usir orang perusahaan dari sini, yang tidak berkepentingan usir. Sambil memukul tangan dan handphone Saya terjatuh,"ujar saksi.

Saat itulah saksi mengatakan, dirinya lantas di piting oleh terdakwa Lukman dan dipukul oleh Wewen secara bergantian. "Saya diselamakan Kapolsek trus dibawa pergi dari kerumunan massa," ujarnya.

Keterangan saksi dibantah oleh tim Penasehat Hukum (PH) terdakw seperti soal keterangan saksi didalam BAP yang menyebutkan kakinya terkilir akibat insiden tersebut. Namun dari hasil visum adfertum memunujukkan tak ada luka di bagian kaki.

"Logikanya kalau keselo gimana bisa bawa mobil ke puskesmas, sampai ke Jambi lagi mobil bawa sendiri," Tanya PH terdakwa yang ditanggapi jika mobil tersebut dibawa dengan rekan saksi.

Ketiga terdakwa juga menyampaikan bantahan atas keterangan saksi. Seperti yang disampaikan oleh Amin Lok yang mengatakan teriakan usir dilakukan setelah saksi sudah tidak dilokasi kejadian.

"Setelah kejadian dia dibawa pergi baru saya teriak usir, dia (Saksi) tidak disana karena sudah dibawa dan diamankan kapolsek,"bantah Amin Lok.

Diketahui, kasus ini bermula pada 22 November 2016 lalu. Kejadian berlangsung saat pelaksanaan sidang lapangan oleh PTUN terkait sengketa Koperasi sepakat dimana Amin Lok sebagai ketuanya.

Gugatan yang diajukan ke PTUN Jambi tersebut terkait SK Bupati Tebo yang pada pokoknya menggugat SK Bupati Tebo tentang Izin Lokasi Koperasi Leban Rindang Sakti. (cr1)


Berikan Komentar via Facebook :







Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /