Sabtu, 17 November 2018
Berita Jambi Paling Update


Nilai UNBK SMA Diprediksi Jeblok

Sabtu, 14 April 2018 - 06:21:33 WIB | Dibaca: 820 pembaca

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA - Nilai ujian nasional berbasis komputer (UNBK) SMA tahun ini diprediksikan jeblok. Ada tiga mata pelajaran (mapel) yang diprediksi bakal jeblok yaitu Fisika, Kimia, dan Matematika. Namun, dari tiga mapel itu, Fisika bakal paling anjlok.

"UNBK SMA tahun ini membuat siswa dan guru kecewa berat. Karena materi yang diajarkan berbeda jauh dengan soal UNBK," kata Robertus Budi Setiono, anggota Dewan Pendidikan Jakarta Timur dalam diskusi pendidikan, Jumat (13/4).

Dia pesimistis nilai UN SMA 2018 akan lebih baik dibanding 2017. Ini karena tidak hanya siswa yang mengeluhkan soal UNBK, guru-guru pun berpendapat serupa.

"Nilai UN bakal jeblok terutama Fisika, disusul Kimia dan Matematika. Memang nilai UN tidak menentukan kelulusan tapi memengaruhi SKHUN (Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional) ketika anak akan masuk ke perguruan tinggi negeri," terangnya.

Dari laporan yang diterimanya, siswa dan guru mengeluhkan 3 mapel yaitu Fisika, Kimia, dan Matematika tingkat kesulitannya sangat tinggi. Sedangkan untuk kelas IPS, soal yang sulit di mapel Ekonomi. Akibatnya, para siswa pesimistis nilainya akan bagus.

"Sebenarnya tidak ada soal yang sulit kalau siswa belajar kisi-kisinya. Masalahnya kan kisi-kisi sudah dipelajari, tapi yang diujikan soal di luar kisi-kisi. Jadinya siswa kelabakan," tutur pengamat pendidikan dari Universitas Binus ini.

Dia juga menyoroti mapel Bahasa Inggris yang pertanyaannya lucu. Di soal itu ada gambar 4 penyanyi Indonesia. Cetakannya hitam putih. Namun, pertanyaan yang muncul, siapa penyanyi yang rambutnya berwarna cokelat.

"Kan aneh toh. Gambar hitam putih, disuruh pilih mana yang brown," ucapnya.

Dia menduga, soal UNBK SMA yang diberikan kali ini diganti mendadak karena ada indikasi kebocoran. Sebab, baru kali ini soal UNBK lari jauh dari try out.

Untuk mencegah hal tersebut terulang lagi, dia menyarankan agar siswa diajari maksimal sesuai kisi-kisi yang ada. Siswa harus pelajari semua mapel agar aman.

Selain itu perbaiki content soal ujian, cara penyajian soal harus meningkat, dan disiplinnya diperbaiki.

"Komputerisasi sudah baik, cuma soalnya ini harus diperbaiki lagi," tandasnya. (esy/jpnn)

Sumber: www.jpnn.com

Berikan Komentar via Facebook :

Advertisement





Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /