Senin, 16 Juli 2018
Berita Jambi Paling Update


Operasi Besar-Besaran, Ratusan Warga Kerinci di Malaysia Tidur di Hutan

Rabu, 11 Juli 2018 - 22:09:43 WIB | Dibaca: 1265 pembaca
Ilustrasi. Foto : Net

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Kerajaan Malaysia saat ini tengah melaksanakan program Rehiring yang dijalankan oleh Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) dilaksanakan bagi memberi permit kerja kepada Pekerja Asing Tanpa Izin (PATI) secara sah, bagi memenuhi sektor pekerjaan yang dibenarkan yaitu sektor perkilangan, pembinaan, perladangan, pertanian dan perkhidmatan.

Untuk itu saat ini, JIM menjalankan gerak gempur operasi penguatkuasaan secara menyeluruh bagi memburu PATI dan majikan yang masih berdegil dan tidak mengambil peluang untuk mengambil pekerja asing secara sah melalui Program Rehiring dan tidak pulang secara sukarela melalui Program 3+1.

Informasi yang berhasil dihimpun, operasi besar-besaran telah bermula selama dua pekan terakhir ini, yang berhasil menahan hampir ribuan orang di seluruh Malaysia, atas berbagai kesalahan yang di lakukan termasuk tinggal di Malaysia lebih masa dan kesalahan menggunakan visa pelancong untuk bekerja.

Dengan kondisi seperti itu, hampir ratusan warga Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh saat ini merasa was-was. Bahkan, banyak warga yang terpaksa tidur didalam hutan, untuk menghindari tertangkap dari pihak Imigrasion Malaysia.

"Saat ini warga Kerinci banyak yang takut, bahkan meskipun dalanlm kondisi musim hujan, banyak warga Kerinci yang tidur didalam hutan untuk menghindari polis," ujar Tayib, warga Kerinci yang berada di Malaysia.

Sebagian warga juga banyak yang tidak berani keluar runah, mereka memilih untuk hanya berada didalam rumah plek (kontrak). "Warga juga banyak yang tinggal dirumah pasrah, sambil berdoa, agar mereka diberikan perlindungan," tambahnya.

Hal senada juga dikatakan Enil Mitra, salah satu warga Kerinci yang juga berada di Malaysia. Dimana kondisi saat ini di Malaysia sedang gawat, banyak warga Kerinci yang hendak pergi kerja merasa takut.

"Tadi malam saja, saat kami naik kereta api saat pulang kerja, terdapat belasan warga Kerinci yang dikejar Polis," ungkap Enil. (adi)


Berikan Komentar via Facebook :

Advertisement
Advertisement





Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /