Kamis, 16 Agustus 2018
Berita Jambi Paling Update


Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Pembangunan Kawasan Terpadu SAD di Sarolangun

Sabtu, 09 Juni 2018 - 21:10:38 WIB | Dibaca: 308 pembaca

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Panglima Komando Daeram Militer (Pangdam) II/Sriwijaya, Mayjen TNI AM Putranto S sos, memberikan perhatian penuh kepada kehidupan Suku Anak Dalam (SAD).

Setelah sebelumnya meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan pemukiman kawasan Terpadu SAD, Jumat (7/6) Jenderal TNI bintang dua yang dipanggil warga SAD sebagai "Rajo Tentro" itu, kembali ke Sarolangun melakukan peninjauan terhadap progres pembangunannya.

Pangdam II/Sriwijaya dari Palembang menuju Sarolangun menggunakan Helikopter. Disambut langsung oleh Bupati Sarolangun, H Cek Endra, Danrem 042/Gapu, Kolonel Inf Dany Budiyanto dan Forkopimda serta pejabat SKPD Pemkab Sarolangun.

Berikutnya, Pangdam II/Sriwijaya dengan menggunakan mobil langsung menuju pemukiman kawasan terpadu SAD yang berlokasi di Bukit Dua Belas, Desa Lubuk Jering, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun.

Setiba di lokasi, Pangdam II/Sriwijaya dan rombongan disambut para tumenggung warga SAD, Babinsa dan sejumlah masyarakat lainnya. Pangdam kemudian dengan semangatnya melangkahkan kaki melihat pembangunan kawasan terpadu SAD yang sudah mencapai 30 persen itu.

Bupati Sarolangun, H Cek Endra saat menyampaikan sambutan mengatakan, Pemkab Sarolangun mendukung penuh upaya, gagasan yang telah dicanangkan oleh Pangdam II/Sriwijaya.

"Seluruh masyarakat dan keluarga besar Suku Anak Dalam mengucapkan terima kasih atas perhatian yang sangat-sangat luar biasa ini," ujar H Cek Endra dalam sambutannya.

Sementara itu, Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI AM Putranto Ssos mengatakan, pembangunan kawasan pemukiman terpadu ini merupakan bentuk rasa cintanya kepada SAD.

"Saya selalu berdoa, mudah-mudahan pembangunan ini cepat selesai dan saudara-saudara (warga SAD) ini cepat bisa menempati yang layak," kata Mayjen TNI AM Putranto Ssos.

Menurutnya, dirinya tidak memaksanakan jika bagi ada warga SAD yang tidak biasa menempati pemukiman terpadu. Tetapi, tumenggung yang memiliki tanggungjawab moral jika ini akan menjadi lebih baik. Kehidupan kedepannya menjadi lebih sempurna, pendidikan yang baik, kesehatan yang baik. Tentunya, tidak menutup kemungkinan warga SAD akan menjadi yang terbaik.

"Seperti yang Saya bilang sebelumnya. Insa Allah suatu saat pemimpin akan datang dari sini (kawasan terpadu SAD) dengan didukung oleh Pemda yang sama-sama membangun," sebutnya.

Kata Dia, pihak Mabes TNI terutama dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) yang bangga dengan apa yang dilakukan Kodam II/Sriwijaya dan Pemkab Sarolangun karena niat ikhlas untuk pembangun dan memberikan perubahan terhadap warga SAD.

Terkait dengan progres pembangunan kawasan pemukiman terpadu SAD, menurut Pangdam II/Sriwijaya sudah mencapai 30 persen. Khusus untuk rumah pos terpadu yang digunakan untuk transit Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa sudah selesai 100 persen.

Pangdam II/Sriwijaya memiliki mimpi terhadap kawasan tersebut. Dimana, tidak semata-mata tempat membangun kesejahteraan, pendidikan, tetapi suatu kawasan wisata sehingga ada pemasukan untuk pemerintah daerah dalam rangka memelihara hutan.

Selain meninjau progres pembangunan, Pangdam beserta rombongan juga menabur benih ikan di kolam dekat kawasan tersebut. Berikutnya memberikan sembako bingkisan lebaran kepada warga SAD.

Setelah dari Sarolangun, Pangdam II/Sriwijaya dan rombongan langsung bertolak ke Kota Jambi. Dimana Pangdam melakukan Safari Ramadan ke Korem 042/Gapu. Ini merupakan rutinitas Pangdam dalam bulan Ramadan. (pds)


Berikan Komentar via Facebook :

Advertisement
Advertisement





Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /