Rabu, 26 April 2017
Berita Jambi Paling Update


Partisipasi Pemilih di Pilkada Jambi Belum Penuhi Terget, Ini Faktor yang Menjadi Kendala...

Jumat, 17 Februari 2017 - 10:40:23 WIB | Dibaca: 343 pembaca
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN – Partisipasi pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) jilid II di Provisi Jambi belum sesuai harapan. Target yang diberikan KPU RI sebanyak  77,7 persen tampak nya masih terlalu tinggi untuk dipenuhi.

Berdasarkan data yang berhasil di himpun, tren partisipasi itu masih naik turun dari beberapa Pilkada sebelumnya.  Pada Pilgub 2010 dan Pilbup tahun 2011 misalnya, partisipasi  masing-masing berada di angka 78 persen dan 75 persen. Kemudian  Pilpres 2014 sebesar 72 persen, Pileg 2014 sebesar 82 persen dan terakhir pada Pilgub 2015 berada di angka 66 persen. 

Tidak terpenuhinya capaian target sesuai dengan permintaan KPU RI sebagian besar dipengaruhi faktor cuaca. Karena jelang pemungutan suara, Provinsi Jambi diguyur hujan dan ditambah kondisi akses jalan yang kurang memadai.

Komisioner KPU Sarolangun, Asriadi mengatakan dari scan C1 yang masuk, partisipasi pemilih pada Pilkada tahun ini yakni 70 persen. Jumlah ini memang tidak memenuhi target KPU RI, tapi meningkat dari Pilgub 2015  dengan jumlah 66.

“Dari Pilgub kemarin memang ada kenaikan,  memang kecil dan tidak begitu signifikans,” ujarnya.  

Dia menyebutkan setiap pemilihan dilakukan, berbagai upaya sosialisasi secara masif dan kontinue dilakukan KPU Sarolangun. Sejak awal tahapan pihaknya melakukan sosialisasi tatap muka secara langsung dengan organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, keagamaan, majelis pengajian termasuk dengan pemilih pemula di sejumlah sekolah. 

“Kami akui partisipasi pemilih di Kabupaten Sarolangun setiap pemilihan naik turun, kadang naik kadang-kadang turun. Kami pikir disebabkan beberapa hal, salah satunya cuaca yang hujan sejak pagi, kemudian ado faktor lain, misalnya di Kecamtan Cermin Nan Gedang, hampir ratusan warga yang merantau ke Malaysia,” sebutnya.

Sementara itu, Komisioner KPUD Muarojambi, Suparmin mengatakan, ada dua daerah yang partisipasi pemilihnya rendah, yaitu Bahar Selatan dan Kumpeh. Mengingat kases jalan kedua daerah itu masih kurang memadai, ditambah lagi dengan cuaca hujan saat hari pencoblosan.

“Bahar Selatan dan Kumpeh rendah partisipasi pemilihnya karena faktor cuaca,” katanya.

Ia juga mengatakan, pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin dalam melakukan sosialisasi ke masyarakat. Namun dikarenakan faktor cuaca maka hasilnya kurang memuaskan.

“Tapi dibanding dengan Pilgub 2015 hanya 65 persen, artinya ada kenaikan 8 persen,” jelasnya.

Sementara berbeda dengan di Tebo, pada Pilkada tahun ini tercatat tingkat partisipasi pemilih mencapai angka 75 persen. Angka ini meningkat jauh dari partisipasi pemilih saat Pilgub 2015 lalu yang hanya 61 persen.

“Alhamdulillah target dari pusat 75 persen tercapai. Dibanding Pilgub lalu terjadi peningkatan partisipasi pemilih 14 persen,” ungkap Basri, Ketua KPUD Tebo.  (aiz)


Berikan Komentar via Facebook :







Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /