Minggu, 21 Oktober 2018
Berita Jambi Paling Update


SAH : Merger Perguruan Tinggi Jangan Menimbulkan Konflik

Kamis, 11 Januari 2018 - 20:56:56 WIB | Dibaca: 185 pembaca
Pimpinan Komisi X Sutan Adil Hendra (SAH).

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pimpinan Komisi Pendidikan DPR Sutan Adil Hendra (SAH) menanggapi rencana penggabungan (merger) Perguruan Tinggi oleh Menristekdikti. Berbicara di Jakarta (9/1) kemarin Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR mengatakan aturan tersebut perlu kajian demografi dan regulasi.

"Rencana pemerintah yang ingin menggabungkan Perguruan Tinggi perlu dikaji secara mendalam, karena indikator jumlah minimal seribu mahasiswa yang harus dimiliki kampus harus dievaluasi dari sebaran demografi dan regulasi penerimaan mahasiswa oleh PTN di sekitarnya."

Karena menurutnya jika dua faktor tersebut tidak dikaji secara baik akan terjadi berbagai konflik yang merugikan masyarakat dan khususnya mahasiswa.

“Penggabungan Perguruan Tinggi jangan sampai menimbulkan konflik kepentingan dari para pihak apakah itu mahasiswa dengan Institusi, yayasan dengan yayasan atau dengan pemerintah sendiri."

Apalagi menurut SAH, salah alasan pemerintah memberlakukan ini ingin memperbaiki tata kelola dan kualitas dari perguruan tinggi terkesan prematur atau jalan pintas.

"Saya sependapat Perguruan Tinggi kecil di tanah air belum banyak yang memiliki kualitas yang baik, tetapi ini seyogyanya menjadi pekerjaan rumah pemerintah untuk mengupayakan perbaikan tata kelola mereka, bukan malah mereduksi eksistensi kampus tersebut."

Karena walaupun Indonesia masih membutuhkan perluasan akses masyarakat ke Perguruan Tinggi, karena di daerah tidak semua orang punya kemampuan untuk kuliah pada kampus yang ada di Ibukota provinsi atau luar daerah, jelasnya.

Sehingga dari pemikiran ini SAH mengatakan kebijakan ini justru akan mendegradasi perluasan kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan tinggi, pungkasnya.(*/wan)


Berikan Komentar via Facebook :

Advertisement





Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /