Sabtu, 21 April 2018
Berita Jambi Paling Update


Sampai di Jambi Hari ini, Ini Tugas Pertama untuk Kapolda Jambi yang Baru

Jumat, 12 Januari 2018 - 11:22:11 WIB | Dibaca: 459 pembaca
Sertijab Kapolda Jambi di Mabes Polri

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Brigjen Pol Muchlis AS, resmi menjabat sebagai Kapolda Jambi. Dia menggantikan Brigjen Pol Priyo Widyanto yang dipromosikan sebagai Kapolda Kalimantan Timur. Serah Terima Jabatan dilakukan di Mabes Polri, kemarin (11/1) sekitar pukul 11.00 WIB. Dipimpin Kapolro Jendral Tito Karnavian.

Hari ini (12/1), Kapolda baru yang merupakan Putra Jambi ini tiba di Jambi. Sesuai jadwal, Jendral bintang satu yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Irwasda dan Wakapolda Jambi ini akan mendarat sekitar pukul 07.30 WIB.

Meskipun terbilang orang lama di Jambi, Kapolda tahun 2018 ini memiliki beberapa tugas. Salah satunya terkait dengan pengamanan Pilkada serentak 2018 yang digelar di Kabupaten Kerinci, Merangin dan Kota Jambi.

“Tahun ini tahun politik, bagaimana membuat susana dalam pemilihat berlangsung kondusif,” ujar pengamat Prof Dr Bahder Johan, saat dihubungi via ponselnya tadi (11/1) malam. 

Menurutnya, Polri memang sudah mengantisipasi terjadinya keributan dan kecurangan saat penyelenggaraan Pilkada. Dimana, sudah dibentuk Satgas Politik Uang.  “Jadi itu menjadi PR utama. Ini sudah instruksi Kapolri, jadi memang harus jadi perhatian,” jelasnya.

“Bagi masyarakat juga harus melihat kesadaran hukum yang tinggi,” timpalnya.

Selain itu, kata dia, Kapolda juga harus berkoordinasi dengan tokoh yang berpengaruh. Agar tidak ada bentrok dan konflik sehingga demokrasi bisa jalan. “Mau tidak mau Kapolda harus merangkul seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya. 

Tugas yang menjadi perhatian lainnya yakni terkait dengan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), narkoba dan penyelundupan barang ilegal. “Kita berharap PR semua diselesaikan dan mendapat dukungan dari masyartakat, lingkungan mereka bekerja secara konsisten,” sebut dosen Universitas Jambi, ini.

Dalam penegakan hukum, harus betul-betul diperhatikan. Jika masih terjadi penyelundupan dan hal sebagainya, maka ada pengasawan yang kurang. Perlu koordinasi yang bagus dengan stakeholder terkait. (pds) 

 


Berikan Komentar via Facebook :

Advertisement





Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /