Rabu, 19 September 2018
Berita Jambi Paling Update


Kementerian Kominfo Dorong Kota Jambi Menjadi Kota Pintar

Sikesal Tampung Keluhan Warga Kota Jambi

Rabu, 14 Maret 2018 - 21:50:51 WIB | Dibaca: 422 pembaca
Diskominfo Kota Jambi Rapat FGD Bersama Pihak Kementrian Kominfo RI di Ruang Utama Kator Wali Kota Jambi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Kota Jambi memang sudah menjelma menjadi Kota Pintar. Berbagai kegiatan pemerintah dan pelayanan publik di Kota Jambi sudah berbasis teknologi informasi. Salah satunya adalah Public Complaint Information System Applications Jambi City atau Aplikasi Pengaduan Masyarakat Kota Jambi Berbasis Online (SiKesal) yang telah dilaunching oleh Wali Kota Jambi non aktif Syarif Fasha beberapa waktu lalu.

Aplikasi yang didukung Kementerian Kominfo RI ini telah menjadi Qwickwin untuk pelaksanaan Smart City Kota Jambi. Untuk mendapatkan Aplikasi SiKesal cukup dengan mengunggah aplikasinya di playstore android. Selanjutnya masyarakat dapat menyampaikan keluhan termasuk mengunggah langsung foto dari tempat lokasi pengaduan dalam wilayah Kota Jambi dan dalam dalam waktu singkat akan segera ditanggapi instansi terkait. 

Nirwan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Jambi mengatakan, sejak aplikasi Sikesal (Sistem Informasi Keluhan Masyarakat Online) di launching pada Desember 2017 lalu, sudah sekitar 200an pengaduan masyarakat yang masuk.

Sebagian besar pengaduan mengenai infrastruktur, jalan, lampu jalan, dan air bersih. Ada juga mengenai masalah pelayanan umum. “Yang paling banyak pengaduan rusak agar diperbaiki,” kata Nirwan, kemarin (14/3) usai menggelar kegiatan FGD bersama pihak Kementerian Kominfo RI di ruang utama kantor Wali Kota Jambi.

Dikatakan Nirwan, setiap pengaduan yang masuk ke aplikasi SiKesal maka akan langsung dilanjutkan ke OPD masing masing untuk segera ditindak lanjuti. Misalnya ada warga yang mengadu jalan rusak dan berlobang, pengaduan ini sebut Nirwan dilanjutkan ke Dinas PU dan segera ditindaklanjuti.

“Aplikasi ini sangat bermanfaat dan penanganannya juga sangat cepat,” imbuhnya.

Nirwan mengaku, saat ini belum banyak warga kota Jambi yang mengetahui cara penggunaan aplikasi SiKesal. Pihaknya terus mendorong untuk melakukan sosialisasi terhadap aplikasi ini. “Akan terus kita sosialisasi kepada masyarakat,” sebutnya.

Sementara Parulian Sitompul, Kepala Balai Pengembangan Manusia dan Penelitian Kementerian Komunikasi Informasi Republik Indonesia mengapresiasi hadirnya aplikasi SiKesal di Kota Jambi sebagai salah satu upaya Pemerintah Kota Jambi memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Inilah salah satu indikasi kota Jambi menuju Smart City. Saat ini pelayanan di Kota Jambi tidak hanya berbasis komputer saja, namun juga berbasis teknologi informasi. Kita lihat upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan sudah semakin baik,” sebutnya.

Ditambahkan Parulian, kedepan aplikasi tersebut bisa dikembangkan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Program Smart City harus berkelanjutan. “Aplikasi ini bisa bekerjasama dengan beberapa operator aplikasi lainnya. Ketika orang buka SiKesal, terkoneksi dengan beberapa aplikasi lainnya,” sebutnya.

Sebagaimana diketahui, Pemkot Jambi saat ini telah meluncurkan 14 aplikasi guna menunjang kinerja Pemerintah Kota Jambi dan pelayanan publik. Ke- 14 aplikasi tersebut merupakan bagian dari mimpi Kota Jambi menuju Smart City. Semua aplikasi tersebut berupa layanan publik berbasis online. Masyarakat juga sudah  bisa mengunduh aplikasi tersebut di playstore android. 

Aplikasi tersebut diantaranya Digitalisasi Arsip Kepegawaian, Info Tagihan PBB Online, Aplikasi Kota Jambi (Informasi seputar Kota Jambi), E-agenda, Perizinan Online, PPDB Online, Informasi Data ASN, Aplikasi Kliping Digital, Aplikasi PPID (Permohonan Informasi Publik), Aplikasi Dataset (Data Sekretariat), Si Kesal (Sistem Informasi Keluhan Masyarakat Online), Dishub Sign On, Dishub Smart, Si Raja Koja (Sistem Informasi Pengadaan Barang Jasa Pemerintah Kota Jambi).

Tak hanya itu, Pemkot juga telah membangun Command Centre (Pusat Komando) dengan nama Jambi City Operation Center (JCOC) yang bekerja sama dengan Kementerian Kominfo. Kerjasama tersebut dimaksudkan agar semua aplikasi di Kota Jambi  ini akan terpantau di Pusat Komando Kota Jambi. 

Fasilitas Command Center dipasang agar aktivitas sekolah, kantor, kelurahan, perkampungan akan terpantau secara terpusat. Untuk itu pemerintah Kota Jambi berupaya keras menjadikan Kota Jambi sebagai kota yang cerdas dengan langkah yang ditempuh. (hfz)


Berikan Komentar via Facebook :

Advertisement





Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /