Minggu, 26 Mei 2019
Berita Jambi Paling Update


Waduh! Harga Sawit di Jambi Turun Lagi, Baca di Sini Informasinya

Sabtu, 09 Maret 2019 - 07:34:27 WIB | Dibaca: 918 pembaca
Ilustrasi.

JAMBIUPDTAE.CO, JAMBI- Harga Tandan Buah Segar (TBS) Provinsi Jambi periode 8 Maret sampai 14 Maret 2019 menurun dibandingkan minggu lalu. Penurunan ini salah satunya diakibatkan proses tender.

Roy Asnawi, Ketua Apkasindo Provinsi Jambi menegaskan, penurunan harga sawit sebesar Rp 59,41. Untuk usia tanam 10-20 tahun pada minggu ini harga menyentuh di level harga Rp  1.400.

Ia berharap agar harga TBS mengalami kenaikan, untuk itu Ia meminta pihak perusahaan dapat mengungkapkan harga yang sesuai saat rapat penetapan harga TBS.

"Ya kita terus minta perusahaan saat rapat agar memberikan data harga yang sesuai,"ujarnya.

Selain itu, ia menegaskan untuk proses tender CPO di luar negeri sendiri tidak sesuai harapan. Disaat TBS sedang trek seharusnya tender bisa lebih besar. "Inikan trek tapi ya gitu tendernya nggak sesuai," Ujarnya.

Harga TBS untuk pekan ini dicatatkan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi  untuk usia tanam 3 tahun Rp 1.101 per kilogram,  usia 4 tahun Rp 1.168,usia tanam 5 tahun Rp  1.222 per kilogram,  usia tanam 6 tahun Rp  1.274 per kilogram,  usia tanam 7 tahun Rp 1.306, usia tanam 8 tahun Rp 1.333, usia 9 tahun Rp  1.360, dan usia 10-20 tahun Rp 1.400 per kilogram. Sedangkan usia tanam 21-24 tahun sebesar Rp 1.357 per kilogram dan usia tanam Rp 1.292 per kilogram.

Sementara itu, untuk harga CPO saat ini menyentuh harga Rp 6.424 San kernel Rp 3.628 dengan Indeks K 87,73 persen. Roy menuturkan, saat akhir tahun harga TBS mengalami kenaikan,  saat itu pihaknya berharap agar kenaikan  terus berlangsung hingga tahun 2019.

Namun,  fluktuasi harga TBS sudah terlihat sejak  Januari lalu. "Kalau kemarin akhir tahun naik, itukan sebabnya karena soal pajak CPO yang turun itu. Makanya terasa kenaikannya saya itu," benernya.

Ia menambahkan bahwa harga TBS diharapkan bisa menyentuh harga normal di atas Rp 1.800 per kilogram.  "Kalau bisa ya lebih.  Tapi gimana lagi,bukan kita yang menentukan, " paparnya.  (yni)


Berikan Komentar via Facebook :

Advertisement





Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /