Jumat, 14 Desember 2018
Berita Jambi Paling Update


Warga Pentagen di Pengungsian Kekurangan Bahan Makanan

Sabtu, 11 Agustus 2018 - 08:13:05 WIB | Dibaca: 213 pembaca

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Kendati telah adanya kesepakatan pedamaian antara desa Seleman dan Pendung Talang Genting (Pentagen) pasca kerusuhan pada Senin (30/7) lalu, warga korban rumah yang rusak dan terbakar masih bertahan di Masjid.

Warga pun saat ini, sudah mulai kekurangan makanan. Dan minta kepada Pemerintah kabupaten Kerinci melalui BPBD Kerinci, untuk memperpajang dapur umum bagi korban yang rumahnya rusak dan terbakar beberapa waktu lalu. 

Kepala desa Pentagen, Usman, mengatakan, bahwa, saat ini memang situasi sudah kondisif dan beberapa warga sudah kembali ke rumah. Namun, masih ada beberapa warga yang bertahan di masjid karena rumahnya sudah ludes dibakar. 

Meskipun telah ada kembali ke rumah, tapi warga tetap makan di dapur umum yang telah disiapkan BPBD Kerinci, karena kekurangan bahan makanan untuk memasak dan peralatan memasak pun tidak dimiliki korban rumah dibakar. 

"Makanya mereka (warga, red) meminta dapur umum tetap dilanjutkan, kita sudah menyiapkan proposal untuk diperpajangkan dapur untuk masyarakat yang korban yang rumah terbakar dan rusak saat kerusuhan," jelasnya. 

Sementara itu, Plt Sekda Kerinci, Gazdinul Gazam, menjelaskan untuk tanggap darurat pada prinsipnya 6 hari dan telah habis saat ini. Namun, masyarakat nampaknya masih tetap ingin dapur umum bertahan di Pendung Talang Genting. 

"Setelah kita melaksanakan rapat, kita tetap akan mendirikan dapur umur untuk warga Pentagen, tapi isinya seperti bahan makanan disediakan dari bantuan pemerintah dan bantuan lainnya. Jadi kita pemerintah hanya menyiapkan tenda saja," pungkasnya. (adi) 


Berikan Komentar via Facebook :

Advertisement





Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /