TERMINAL RAWASARI: PAD dari sektor terminal terus menurun. Ini menyusul 
berkurangnya jumlah angkot atau oplet yang beroperasi di terminal 
Rawasari
TERMINAL RAWASARI: PAD dari sektor terminal terus menurun. Ini menyusul berkurangnya jumlah angkot atau oplet yang beroperasi di terminal Rawasari
Jumlah oplet yang beroperasi di terminal Rawasari, Pasar Jambi, dari hari ke hari terus saja menurun. Menurut Kabid Angkutan Dishub Kota Jambi Zainal Arifin, penurunan itu terjadi sekitar 60 persen.

‘’Dari 1.038 kendaraan umum menjadi sekitar 350 hingga 400 kendaraan yang beroperasi di terminal Rawasari setiap harinya,’’ jelasnya, kemarin.

Dengan turunnya jumlah angkot yang beroperasi,  lanjutnya, berimbas pada berkurangnya PAD.  

“PAD kita perhari saat ini hanya berkisar Rp 500 ribu, dihitung dari banyaknya jumlah kendaraan yang masuk perharinya sebanyak Rp 2000 per kendaraan,” jelasnya.

Penyebab semakin sedikitnya transportasi umum yang beroperasi, Zainal menyebutkan, hal tersebut dikarenakan banyaknya ojek dan murahnyanya harga kendaraan bermotor.

“Sekarang banyak PO yang tidak memiliki transportasi oplet lagi, karena perekonomian Jambi yang semakin meningkat. Warga mampu membeli kendaraan sendiri, sehingga mengurangi penumpang oplet ataupun angkot, otomatis oplet dan angkot banyak yang nganggur (tidak beroperasi, red) jadinya. Kalau kapasitas setiap terminal masih memadai termasuk Rawasari,” pungkasnya.(sumber: jambi ekspres)

Komentar

Berita Terkait

Produksi Karet Jambi Terbesar se-Indonesia

Rp 420 M Tambahan untuk Pendidikan dan Kesehatan

Raperda Perubahan ABPD 2013 Ditolak 3 Fraksi

Warga Diminta Tidak Main Petasan

Prajurit TNI Bersih-bersih Sambut Ramadan

Rekomendasi




add images