Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Seorang dokter spesialis saraf di RSUD Raden Mattaher (RSRM) Provinsi Jambi meninggal dunia akibat positif Covid-19. Ini merupakan kasus pertama dokter meninggal dunia di Jambi.

Juru bicara satgas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah mengatakan, keterangan pasien ini bernama dr.Idrat,SPS berumur 65 tahun. "Keterangan lainnya pasien ini memiliki penyakit penyerta (komorbid) sakit stroke dan terkonfirmasi Covid-19, terhitung telah 1 minggu lebih dirawat di RSRM," ujar Jubir kepada Jambi Ekspres (25/2).

Jenazah akan dimakamkan dimakamkan secara protokol Covid-19 di pemakaman covid pusara agung kota jambi. "Pemakaman dilakukan malam ini," ujar Johansyah.

Nantinya, tambah Johansyah, sebelum dimakamkan akan dilaksanakan pelepasan jenazah pada pukul 21.00 WIB. Yang dipimpin oleh dirut RSRM dr. Ferry Kusnadi mewakili Sekda Provinsi Jambi. "Jenazah tetap di dalam mobil, dan tidak pakai acara," jawab Johansyah saat ditanya tingkat berbahaya pelepasan ini.

Johansyah menambahkan, berdasarkan keterangan Dirut RSRM ini merupakan kematian pertama yang berlokasi di Jambi.

Sementara itu, salah seorang dokter paru yang tergabung dalam tim penanganan pasien Covid-19 di RSRM mengatakan rekan sejawatnya ini dinyatakan positif Covid-19 pada 9 Februari.

Ia menyebutkan ini merupakan kasus ketiga dokter yang meninggal di Jambi. "Dan ini (dr.idrat) yang pertama meninggal berlokasi di Jambi , sebelumnya ada 2 orang dokter Provinsi Jambi meninggal akibat Covid-19 tetapi almarhum meninggal di RSUD M Jamil Padang," ujar sumber yang tak mau dituliskan namanya. (aba)


Komentar




add images