Ilustrasi.
Ilustrasi. (Dok PUPR)

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat, kredit pemilikan rumah (KPR) per Mei 2021 naik 6,61 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan, kenaikan didorong oleh ketentuan rasio uang muka kredit rumah (loan to value/LTV) kredit 100 persen atau down payment (DP) nol persen.

“Pertumbuhan KPR 6,61 persen sejalan dengan implementasi kebijakan LTV oleh BI,” kata Perry, Jumat (18/6/2021).

Selain itu, kata Perry, kenaikan KPR juga didukung oleh kebijakan pemerintah yang membebaskan pajak pertambahan nilai (PPN) atas rumah tapak dan rumah susun di bawah Rp2 miliar. Sementara, untuk rumah dengan harga lebih dari Rp2 miliar diberikan diskon 50 persen.

“Kami perlu dorong terus, karena dirasa belum cukup. Tapi, dibandingkan sektor-sektor lain jika total kredit masih negatif,” ujarnya

Perry menjelaskan, bahwa pemberian DP nol persen hanya boleh dilakukan oleh bank yang memenuhi kriteria kesehatan dari sisi rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) dan rasio pembiayaan bermasalah (Non Performing Financing/NPF).

“BI hanya mengizinkan bank dengan NPL di bawah 5 persen yang dapat memberikan fasilitas DP nol persen. Sementara, bank yang memiliki rasio kredit macet lebih dari 5 persen tetap bisa menurunkan DP pembelian rumah dan mobil, tetapi tak sampai nol persen,” pungkasnya. (der/fin)


Sumber: www.fin.co.id

Komentar

Berita Terkait

Tegas! BI Larang Penggunaan Uang Crypto

Update, Harga Emas di Pegadaian per 15 Juni 2021

Jamur Tiram Semakin Diminati

Kemnaker: 2.700 Karyawan Giant Kena PHK

Kompetisi Video dan Foto Maxi Yamaha Journey Dimulai

Rekomendasi




add images


Warning: Unterminated comment starting line 75 in /home/jambiupddd2020/public_html/ber-app/_frontend/views/v_footer.php on line 75