Jamaah Haji jambi saat tiba Jambi
JAMBIUPDATE.COM, JAMBI – Isu virus Ebola sangat santer dibicarakan selama ini. Bahkan, Pemerintah Indonesia sudah mewanti-wanti terhadap penularan virus membahayakan tersebut.
Dokter Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Provinsi Jambi, yang menangani kesehatan jamaah haji Jambi, dr. Dewi Juli Arta, mengatakan, Jamaah Haji Jambi tidak perlu khawatir isu akan terjangkit virus Ebola setelah pulang dari Tanah Suci. Alasannya, penyebaran virus tersebut hanya di beberapa wilayah Negara Afrika. Seperti, Negara Sudan, dan Liberia.
“Beberapa Negara tersebut tidak diperbolehkan untuk berangkat,†kata Dewi.
Pendeteksian juga sudah dilakukan di masing-masing Embarkasi. Yaitu, Batam dan Padang. Sehingga jamaah haji yang tiba di Jambi sudah steril. Karena sudah disaring terlebih dahulu.
“Beberapa orang jamaah haji yang meninggal itu dikarenakan sakit. Penyakit yang diderita bukan penyakit menular, melainkan penyakit bawaan sebelum berangkat,†jelasnya.
Belum ada laporan yang diterima bahwa jamaah haji Jambi terjangkit virus Ebola atau Mers. Ada beberapa gejala manusia yang sudah terjangkit virus Mers, seperti demam, batuk, dan pilek. Kalau Ebola, manusia mengalami pendarahaan disemua organ tubuh mereka.
“Virus Ebola lebih parah daripada DBD. Tapi, jamaah haji kita sudah diperiksa dengan menggunakan Terman Scanner di Embarkasi. Apabila terjangkit, warna gambarnya menjadi merah,†akunya.
(fth)
           Â
Â
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com