BI Rate Tetap 7,5 Persen

Posted on 2015-04-16 10:39:07 dibaca 2754 kali

JAMBIUPDATE.COM, JAMBI - Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 7,50 persen dengan suku bunga Deposit Facility 5,50 persen dan Lending Facility pada level 8,00 persen. Keputusan tersebut sejalan dengan upaya untuk mencapai sasaran inflasi 4±1 persen pada 2015 dan 2016, serta mengarahkan defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat dalam kisaran 2,5-3 persen terhadap PDB dalam jangka menengah.

Aya Sophia selaku Kepala Unit Komunikasi dan Koordinasi Kebijakan, BI Jambi menyebutkan,Bank Indonesia akan terus mewaspadai risiko eksternal dan domestik serta secara konsisten memperkuat bauran kebijakan moneter dan makroprudensial, termasuk memperkuat langkah-langkah stabilisasi nilai tukar Rupiah, guna menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Selain itu, koordinasi dengan Pemerintah juga terus diperkuat dalam pengendalian inflasi dan defisit transaksi berjalan, serta mendorong percepatan reformasi struktural. Dalam kaitan ini, Bank Indonesia mendukung langkah-langkah Pemerintah memperkuat stabilitas makroekonomi dengan melanjutkan berbagai reformasi struktural.

“Termasuk berbagai langkah perbaikan neraca transaksi berjalan dan percepatan berbagai proyek infrastruktur yang diperlukan dalam mendorong pertumbuhan yang berkesinambungan,” sebutnya.

Pemulihan ekonomi global terus berlangsung secara lamban, harga komoditas global masih berada pada level yang rendah, meskipun harga minyak dunia sedikit mengalami kenaikan. Disisi domestik, pertumbuhan ekonomi pada triwulan I tahun 2015 diperkirakan masih moderat dan mulai kembali meningkat pada triwulan II tahun 2015. Konsumsi diperkirakan masih cukup kuat pada triwulan I tahun 2015, sementara ekspor dan investasi mengindikasikan kecenderungan yang melambat. Masih cukup kuatnya konsumsi terutama didorong konsumsi swasta akibat terkendalinya inflasi.

Sementara itu, pertumbuhan investasi diperkirakan masih tertahan, meskipun akan meningkat pada triwulan II tahun 2015 dan triwulan-triwulan berikutnya seiring dengan semakin meningkatnya belanja modal pemerintah pada proyek-proyek infrastruktur. Hal ini sejalan dengan pemantauan kemajuan tahapan konstruksi dari berbagai proyek infrastruktur yang ada. “Kedepan, terdapat risiko bahwa pertumbuhan ekonomi pada 2015 dapat mengarah pada batas bawah kisaran 5,4 sampai dengan 5,8 persen,” jelasnya.

Stabilitas sistem keuangan tetap solid ditopang oleh ketahanan sistem perbankan dan relatif terjaganya kinerja pasar keuangan. Ketahanan industri perbankan tetap kuat dengan risiko kredit, likuiditas dan pasar yang cukup terjaga, serta dukungan modal yang kuat.  Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) tetap rendah dan stabil di kisaran 2,0 persen. Dari sisi fungsi intermediasi, pertumbuhan kredit tercatat 12,2 persen years on years (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 11,5 persen.

(kar)

 

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com