JAMBIUPDATE.COM, JAMBI - Penyelidikan penyebab meledaknya kapal tongkang pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik Pertamina terus dilakukan. Penyidik Subdit Gakkum Direktorat Polisi Perairan Polda Jambi, mengaku masih berkoordinasi dengan perusahaan.
"Kini masih koordinasi terkait kerusakan kapal," ujar AKBP Helly, Kasubdit Gakkum Ditpolair.
Lebih lanjut ia menyebutkan, dua Anak Buah Kapal (ABK) Tongkang Sentana Agro, yakni Wiranto dan Sugiarto masih dirawat di rumah sakit di Palembang akibat luka bakar yang dialaminya. "Sekarang korban masih dirawat. Jadi untuk keterangannya, kami segera ke Palembang," sebutnya.
Diberitakan sebelumnya, Direktur Ditpolair Polda Jambi, Kombes Pol Yulius Bambang Karyadi, menyatakan dari penyelidikan pihaknya, kuat dugaan terjadinya kebakaran di kapal yang memuat minyak milik Pertamina tersebut adalah kelalaian dari ABK. "Diduga kelalaian dari ABK-nya. Saat ini, masih kita kembangkan," kata Kombes Pol Yulius Bambang, beberapa waktu lalu.
Diketahui peristiwa ini terjadi di aliran Sungai Batanghari tepatnya di Suak Kandis Kecamatan Kumpe Ilir, Muarojambi, (22/8) malam.(pds)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com