Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Inflasi Provinsi Jambi pada tahun 2017 secara keseluruhan diperkirakan berada pada kisaran 4,16 persen-4,66 persen (yoy), meningkat dibandingkan realisasi inflasi tahun 2016 (4,39 persen).
Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Jambi, V Carlusa, melalui Aya Sophia Kepala Unit Kebijakan dan Komunikasi Bank Indonesia Provinsi Jambi, mengatakan, meningkatnya inflasi tahun 2017 utamanya didorong kenaikan harga beberapa komoditas administered price seperti tarif listrik, BBM, rokok dan tarif angkutan udara.
Selain itu juga adanya kenaikan harga komoditas inti seperti barang-barang kebutuhan rumah tangga (consumer goods) dan biaya pendidikan akibat membaiknya daya beli masyarakat serta kenaikan harga komoditas bahan pangan seperti bawang merah.
“Ke depan, beberapa potensi risiko yang dapat menyebabkan tekanan inflasi yang lebih tinggi dari prakiraan (upside risk) antara lain kenaikan harga BBM, kenaikan tarif listrik untuk pelanggan non subsidi dan anomali cuaca. Namun demikian, rendahnya pengeluaran pemerintah diperkirakan berpotensi menahan laju inflasi (downside risk),†pungkasnya. (yni)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com