Ilustrasi.

Ingat! Jangan Mudah Percaya Berita di Medsos

Posted on 2018-12-22 08:57:45 dibaca 1421 kali

JAMBIUPDATE.CO - Masyarakat diminta jangan mudah mempercayai informasi atau berita-berita di media sosial (medsos). Demikian dikatakan peneliti dari Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Karyono Wibowo.

“Saya menganggap sistem informasi di Indonesia saat ini sudah kebablasan. Makanya, kita harus lebih cermat dalam menerima informasi,” ujarnya dalam diskusi publik di Jakarta, Jumat (21/12).

Pakar komunikasi dari Universitas Moestopo (Beragama) Novita Damayanti mengatakan informasi yang berseliweran di media sosial harus dicermati karena konten di jejaring sosial cenderung negatif.

Menurut dia banyak istilah di media sosial yang menggiring orang untuk melakukan ujaran kebencian. Misalnya, istilah kampret dan cebong.

“Istilah itu sebenarnya tidak sesuai dengan adat dan budaya kita. Penyebutan istilah itu jelas untuk memancing ujaran kebencian,” tandasnya.

Novita mengatakan penggunaan istilah itu bukan tidak mungkin diciptakan oleh pihak-pihak yang menginginkan terjadi kegaduhan.

“Makanya, kita jangan terpancing. Kalau terpancing hanya semakin membuat gaduh,” tambahnya.

Ketua Dewan Pembina Master C19 Portal KMA Ahmad Syauqi selaku tuan rumah diskusi mengatakan penggunaan hoaks dan fitnah dalam politik tidak baik bagi generasi penerus bangsa.

“Politik harus mendidik. Prinsip itu akan kami terapkan dalam Master C19 Portal KMA. Relawan yang tergabung di sini harus mengedepankan gerakan politik edukatif,” kata putra cawapres KH Ma’ruf Amin itu.(ant/fin)

Sumber: www.fin.co.id
Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com