Ilustrasi.

Karhutla di Tanjabtim Terus Meningkat

Posted on 2019-03-07 21:44:02 dibaca 1584 kali

JAMBIUPDATE.CO, MUARA SABAK - Berdasarkan data dari Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Tanjabtim, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Tanjabtim terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Tahun 2016 ini Karhutla yang terjadi seluas 2,5 Hektare, 2017 sebanyak 46 Hektare dan 2018 sebanyak 59 Hektar sedangkan di tahun 2019 masih nihil. Masing-masing Karhutla terjadi di kecamatan, ada skala besar dan ada pula yang skala kecil.

‘’Kebanyakan kebakaran terjadi di lahan masyarakat dan belukar, sedangkan untuk koorporasi tidak ada kasus. Kami upayakan untuk menekan angka kebakaran lahan hingga sekecil-kecilnya," kata Kepala BPBD Tanjabtim, Jakfar.

BPBD Tanjabtim telah mempetakan 8 kecamatan dari 11 kecamatan yang ada di Tanjabtim sebagai kecamatan rawan Karhutla. Namun ada beberapa kecamatan yang berpotensi terjadi Karhutla lebih tinggi, yakni di Kecamatan Mendahara ulu, Berbak, Sadu dan Geragai.

"Yang paling tinggi kasus kebakaran hutan dan lahan berada di Kecamatan Sadu dan Berbak. Karena wilayah tersebut memiliki kandungan gambut yang tinggi dan wilayah yang sangat luas," tandasnya. (cr2)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com