Fans Barcelona.
JAMBIUPDATE.CO, BARCELONA—Barcelona wajib bangkit pasca kekalahan dari Valencia di La Liga yang membuat mereka kehilangan takhta. Butuh magis dan kepemimpinan Lionel Messi untuk misi Raksasa Catalan ini.
Kekalahan dari Valencia akhir pekan lalu memicu lonceng alarm di Barcelona. Karena itu, pasukan Quique Setien harus bisa membayarnya dengan hasil positif di babak 16 besar Copa del Rey, di Camp Nou, dinihari nanti.
Tidak ada pilihan lain, Messi harus turun tangan. Si Kutu, julukan Messi mesti memimpin lini serang Barca agar kritik tidak semakin menjadi-jadi. Selain itu, situasi skuat Barca yang kehilangan banyak amunisi di lini serang memang memaksa Messi untuk tampil.
Untuk laga ini, Luis Suarez dan Ousmane Dembele dipastikan masih absen karena cedera panjang. Barca kemungkinan juga tanpa Carles Perez dan Abel Ruiz yang dikabarkan akan pindah klub minggu ini.
Dengan demikian, Setien harus memainkan kembali Messi yang sudah mencetak delapan gol ke gawang Leganes bersama Antoine Griezmann. Dalam formasi 4-3-3, winger muda, Ansu Fati bisa mendampingi dua bomber utama itu.
Sebelumnya, Messi diistirahatkan pada babak 32 besar Copa del Rey saat Blaugrana menang tipis 2-1 atas UD Ibiza. Saat itu, finalis tahun lalu itu dipaksa bekerja keras sebelumnya akhirnya Griezmann mencetak dua gol untuk membalikkan keadaan setelah mereka tertinggal lebih dulu.
Tak hanya lini serang, perubahan juga diperlukan Setien di lini tengah. Sergio Busquest, Frenkie de Jong, serta Arthur tidak mampu menunjukkan performa apik di Mestalla Stadium. Dan Arturo Vidal serta Ivan Rakitic bisa menggantikan dua dari tiga pemain tersebut.
Vidal dan rakitic seperti halnya Messi dibutuhkan Setien di saat sulit ini. Kedua pemain ini bisa menjadi solusi gol yang menjadi masalah terbesar Barca di bawah kendali Setien. Meski tampil sangat dominan di tiga laga awal Setien, Barca hanya mampu mencetak tiga gol.
Dengan lawan seperti Granada dan Ibiza, jelas catatan gol itu sangat minim. Belum lagi kalau sudah bicara proses gol. Ketika mengalahkan Granada dengan skor 1-0 misalnya, Barca harus menunggu lawan mereka bermain dengan 10 orang sebelum Messi mencetak gol.
Setien sendiri mengakui memang ada hal yang mesti dibenahi dan itu tugas yang harus ia lakukan bersama stafnya. “Ada beberapa hal yang perlu kita koreksi. Kita telah membuat banyak operan sia-sia,” katanya di MARCA.
Sergio Busquets menjelaskan, problem mereka adalah penciptaan peluang dan gol. Namun, ia menegaskan itu bukan karena kehilangan Suarez. “Kami memiliki pemain yang bisa bermain sebagai pemain nomor sembilan. Bahkan jika mereka bukan striker murni. Kami harus membantu. Itu bukan sesuatu yang perlu dipertanyakan,” tegasnya.
Di sisi Leganes, setelah berhasil menahan imbang Atletico Madrid di Wanda Metropolitano, pekan lalu, pelatih Javier Aguirre cukup percaya diri datang ke Camp Nou. “Kami puas dengan pekerjaan yang kami lakukan,” katanya di AS.
Sama seperti Barca, Leganes juga sebenarnya punya cukup banyak masalah cedera pemain. Akan tetapi, Aguirre sejak awal menegaskan mereka tidak akan mengeluh. “Saya tidak bisa menyerah atau mengeluh tentang apa pun. Kami bekerja sangat bersemangat, sangat antusias,” ujarnya.
Ini pertama kalinya Leganes bertemu Barca di Copa del Rey. Namun, sejak Leganes promosi ke La Liga 2016 silam, kedua klub sudah bertemu tujuh kali. Barca memenangkan enam dari tujuh laga itu. Sementara Leganes mendapatkan kemenangan pertama mereka di Butarque musim lalu. Pertemuan terakhir kedua klub, dua bulan lalu dimenangi Barca dengan skor tipis 2-1. (amr/fajar/fin)
Prakiraan Pemain
Barcelona (4-3-3): Ter Stegen; Semedo, Araujo, Lenglet, Firpo; Vidal, Rakitic, Riqui; Ansu, Messi, Griezmann
Leganes (5-4-1):Soriano; Rosales, Bustinza, Omeruo, Awaziem, Silva; Rodrigues, Recio, Roque Mesa, Eraso; Braithwaite.
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com