Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan atau The Daddies.

Cerita Daddies Jalani Karantina Usai Ikut Turnamen All England

Posted on 2020-03-17 17:23:37 dibaca 3278 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA – Ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan alias Daddies menjalani masa isolasi mandiri sejak tiba di Jakarta dari turnamen All England 2020, pada Minggu malam (15/3).

Bukan hanya Daddies, tapi seluruh pamin pelatnas Cipayung yang baru pulang dari Inggris harus menjalani karantina.

Hal ini berdasarkan Surat Edaran nomor 158/0.5/III/2020 yang diterbitkan PP PBSI perihal Peraturan Pencegahan Covid-19.

Disebutkan, tim All England 2020 diminta melakukan isolasi mandiri hingga tanggal 30 Maret 2020. Selama masa isolasi, kondisi mereka akan terus dipantau tim dokter PBSI yang bertugas.

Tim All England diminta menjaga kesehatan dan menghindari kontak fisik dengan atlet lain, baik sesama atlet All England maupun atlet yang lainnya. Semua diimbau melakukan social distancing dengan jarak minimal satu meter dengan atlet lain.

Setelah dua hari menjalani karantina, Daddies pun berbagi cerita soal kegiatannya.

“Rasanya seperti anak asrama saja. Sudah lama sekali enggak jadi anak asrama, terakhir tahun 2012. Waktu terasa lambat. Sampai saat ini sih kegiatannya baru istirahat, makan dan tidur karena masih jet lag,” kata Ahsan dilansir dari Badminton Indonesia.

“Memang enggak boleh banyak kontak fisik sesama atlet, paling ketemu di ruang tengah asrama. Makanan pun diantar ke kamar. Kalau kontak sesama tim All England juga dijaga, jaraknya minimal satu meter. Kalau ditanya khawatir, ya rasa khawatir pasti ada,” tambahnya.

Senada, meski merasa bosan, Hendra mengaku akan tetap menjalaninya untuk keselamatan semua pihak.

“Baru dua malam dan sudah ada rasa bosan sih. Namun ini yang terbaik dan saya jalani saja. Keselamatan yang utama. Lagi pula di rumah ada keluarga, anak-anak saya, lebih baik saya di sini dulu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hendra maupun Ahsan sama-sama berharap pandemi Covid-19 segera berakhir. Diketahui, wabah virus Corona yang menyebar ke seluruh dunia menyebabkan sejumlah turnamen terpaksa dibatalkan di antaranya Swiss Open, India Open, Malaysia Open dan Singapore Open.

Hal ini tentunya membawa pengaruh pada proses kualifikasi jelang Olimpiade Tokyo 2020 yang rencananya akan digelar pada Juli mendatang. Bahkan muncul spekulasi bahwa olimpiade akan ditunda atau dibatalkan jika wabah Covid-19 masih menjadi ancaman.

“Semoga cepat berakhir pandeminya, saya enggak mikirin soal olimpiade, yang penting sehat dulu saja,” tutur Hendra.

“Harapan saya sih yang terbaik saja untuk semua, apa pun keputusannya nanti,” tambah Ahsan.

(jpnn/pojoksatu)

Sumber: www.pojoksatu.id
Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com