JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi sudah memulai langkah antisipasi terjadinya antrean pasien Covid-19. Pada Senin lalu (5/7) tenda berlogo BNPB sudah tampak berdiri di areal parkiran rumah sakit.
Pihak rumah sakit mengatakan tenda ini bukan untuk merawat pasien, melainkan akan digunakan sebagai UGD tempat teriase atau pemeriksaan khusus pasien covid-19 yang masuk di RSUD. Tujuannya supaya tidak tercampur dengan pasien umum rumah sakit.
"Buat pisahin triase UGD yang covid dan non covid, jadi gak terganggu pelayanan buat pasien yang lain dan aman," ujar Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi Fery Kusnadi.
Direncanakan tenda tersebut akan difungsikan minggu ini. Namun tenda tersebut terlebih dahulu akan dilengakapi dengan sarana prasarana sebelum digunakan.
"Mau di lengkapi dulu Sarpras di dalam nya, kalau bisa ya minggu ini juga digunakan, Mau di buat alur nya dulu, bagaimana yang terbaik," jelas Fery.
Sedangkan untuk perawatan pasien Fery menyebut tetap dirawat di ruang perawatan yang tersedia.
Adapun untuk ketersediaan tempat tidur RS rujukan Covid-19 sebanyak 44 persen. atau sebanyak 56 persen telah terpakai. Ini berdasarkan data yang diberikan satgas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi hingga Minggu 4 Juli.
“Dari 675 tempat tidur di 16 RS rujukan Covid-19 di Jambi tepakai 378 atau tempat tidur yang masih tersedia sebanyak 297, yang terdata penuh hanya RS Bratanata dari 30 tempat tidur semuanya terisi,” ujar Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah.
(aba)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com