Suasana pusat Kota Jambi. Pelaku non esensial yang jualan baju, perhiasan, handphone, elektronik semua akan ditutup. Waktunya nanti disepakati Forkompimda Provinsi dan Kota. Estimasinya sekitar tanggal 18 Agustus 2021
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Wakil Walikota Jambi Maulana, mengatakan, untuk memutus mata rantai Covid-19 di Kota Jambi, mobilitas masyarakat harus diturunkan.
Ini disampaikannya setelah menggelar pertemuan dengan semua OPD, Camat dan Lurah se Kota Jambi.
‘’Pada prinsipnya point penting yang akan ditindaklanjuti adalah harus menurunkan mobilitas masyarakat di Kota Jambi sebagai upaya memutus mata rantai Covid-19,’’ katanya.
Maulana mengungkapkan, membatasi mobilitas masyarakat dilakukan dengan penyekatan di pintu masuk Kota Jambi. Orang yang hendak masuk kota Jambi harus dengan persyaratan ketat.
“Yang boleh masuk adalah pekerja yang mampu menyampaikan surat vaksin, rapid tes dan lainnya. Nanti dijaga gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dishub dan Tenaga Kesehatan,” jelas Maulana.
Pihaknya kata Maulana juga tengah melakukan sosiaslisi kepada masyarkat untuk memahami maksud dan tujuan pemerintah tersebut.
“Supaya masyarakat paham dan tidak timbul kepanikan, sehingga terjadi kelangkaan sembako dan lainnya. Waktunya tidak lama. Hanya 10 hingga 14 hari. Ini diharapkan bisa menurunkan kasus,” katanya. (pas)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com