JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Perselisihan antara Asosiasi Transportir Jambi (ATJ) dengan warga Muaro Kumpeh serta pengusaha DO batu bara bernama Emi yang sempat viral di media sosial, berakhir damai.
Ini setelah digelarnya pertemuan antara beberapa pihak tersebut pada Kamis kemarin (19/10).
Ketua ATJ Karyadi, meminta maaf atas terjadinya perselisihan tersebut.
"Saya selaku Ketua ATJ meminta maaf kepada warga Kumpeh. Saya harap, masalah ini tidak lagi melebar ke mana-mana," katanya.
Karyadi menyebut, sempat terjadi miskomunikasi dengan Emi selaku pengusaha DO batu bara. Namun demikian, saat ini sudah bisa diselesaikan dengan baik. ATJ, katanya, juga meminta maaf kepada segenap warga Kumpeh atas kejadian yang heboh belakangan ini.
Terkait kecelakaan yang terjadi, sambung Karyadi, jika memang tak bisa diselesaikan secara adat, maka pihaknya menyerahkan hal tersebut kepada proses hukum.
Terhadap DO batu bara milik Emi, Karyadi mengatakan tak ada lagi masalah. "Saya jamin tak ada lagi masalah dengan DO tersebut. Perusahaan juga jangan khawatir," kata dia.
Dengan pertemuan tersebut, Karyadi juga berharap agar tak ada lagi pemblokiran jalan terhadap angkutan batu bara.
Sebelumnya sempat terjadi ketegangan antara anggota ATJ dengan sekelompok pemuda mengatasnamakan warga Kumpeh, di Simpang Sijenjang, pada Rabu dini hari (18/10/2023).
Kejadian tersebut sempat viral di media sosial. Dalam video yang tersebar WAG berdurasi 22 detik, tampak anggota ATJ bersitegang dengan sejumlah pemuda yang mengatasnamakan warga Kumpeh. Nyaris terjadi baku hantam.
Ketegangan itu berwal dari aksi Sweeping oleh Masyarakat Desa Muara Kumpeh terhadap armada angkutan batu bara yang terlibat laka lalin (tabrak lari).
Lakalantas itu melibatkan antara armada angkutan batu bara dengan pengendara sepeda motor Yamaha Mio M3 Nopol BH 2644 ZG. Korban warga Desa Kemingking Dalam Kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muaro Jambi.
Pasca kejadian itu disampaikan bahwa agar angkutan batu bara tidak melintas di jalan Desa Muara Kumpeh Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi menuju pelabuhan Talang Duku.
Warga meminta kepada pihak pengusaha batu bara untuk bertanggung jawab dan meyerahkan kendaraan armada batu bara yang diduga pelaku tabrak lari kepada pengurus Asosiasi Bersama Pengemudi Angkutan Batu Bara (BPABB).
(*)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com