Ilustrasi

42 Jamaah Jambi Ditelantarkan Travel Umrah di Saudi, Kanwil Kemenag Jambi Bakal Panggil Agennya

Posted on 2023-11-09 16:27:13 dibaca 5936 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jambi telah mendapatkan informasi terkait penelantaran jamaah haji Jambi oleh travel umrah. Tindak lanjutnya, pihak Kanwil akan meminta klarifikasi ke agen travel di Jambi untuk dilaporkan ke Kemenag RI selaku pemegang kewenangan pengawasan.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, H.Wahyudi Abdul Wahab mengatakan, untuk penetapan sanksi Kemenag RI yang berfungsi melakukan pengawasan terkait biro perjalanan Umrah ini. Namun pihaknya juga akan membantu dalam hal klarifikasi ke agen untuk di laporkan ke pusat.

"Setelah agennya kembali ke jambi kita Kanwil Jambi dan Kemenag Kota akan meminta agennya melakukan klarifikasi untuk kita sampaikan ke kemenag RI," sebut Wahyudi.

Diterangkan Wahyudi, Biro perjalanan PT Miftah Safari Internusa (MSI) ini tak mempunyai kantor cabang di Jambi.

"Travel ini tidak memiliki kantor Cabang di Jambi. Hanya menunjuk Agen," akunya.

Menurut Wahyudi, persoalan ini seharusnya sudah rampung di internal PT.MSI. Tetapi pihaknya tetap meminta klarifikasi agar memperoleh persoalan pasti.

"Iya sudah clear (masalahnya, red) karena semua menggunakan uang pihak Agen. Persoalan agen dengam pihak travel itu masalah internalnya. Tapi kita tetap minta klarifikasi untuk laporan ke pusat," akunya.

Untuk saat ini, dari info yang didalatkannya jamaah sedang dalam perjalanan ke tanah air. "Sekarang jamaah sedang dalam perjalanan dan kemungkinan malam ini tiba di jakarta," terangnya.

Sebelumnya sekitar 42 warga Jambi terlantar di Jeddah Arab Saudi.

Mereka merupakan jamaah umrah asal Provinsi Jambi yang berangkat dengan travel umroh PT Miftah Safari Internusa (MSI) atau PT MSI.

Diduga, 42 jamaah umroh Jambi ini tak bisa pulang ke tanah air karena pihak PT MSI selaku travel umroh tak membekali mereka tiket pesawat untuk pulang ke Indonesia.

Seharusnya para jamaah umroh Jambi ini telah pulang ke Indonesia sejak tanggal 4 November 2023, namun karena tiket tak kunjung juga diberikan PT MSI, akhirnya mereka baru bisa pulang ke Jakarta tanggal 8 November 2023, itupun secara bertahap.

Adapun tiket kepulangan para jamaah ini kemudian ditanggung dan dibayar oleh pihak agen Jambi selaku mitra PT MSI yang juga merupakan korban penipuan PT MSI Jakarta.

Sebenarnya ketidakberesan PT MSI ini sudah mulai terjadi sejak awal keberangkatan.

Menurut Habib, agen Jambi PT MSI, seharusnya jamaah ini berangkat ke tanah suci pada 22 Oktober 2023.

Merasa ada yang tak beres dan tak ingin jamaah umroh Jambi menunggu terlalu lama, kemudian terjadi kesepakatan Habib selaku agen Jambi dengan PT MSI, dimana Habib menalang dulu pakai uang pribadinya tiket para jamaah dengan jadwal penerbangannya tanggal 24 Oktober 2023 Jakarta – Jeddah.

Habib mengaku sudah merogoh kocek sebesar Rp400 juta untuk tiket keberangkatan.

 PT MSI hanya memberi dana Rp70 Juta untuk menambah biaya tiket dengan catatan, mereka akan menyelesaikan tiket pulang nanti dan mengganti kembali dana Habib selaku agen Jambi saat semua jamaah telah tiba di tanah air.

Setelah lika-liku keberangkatan itu, kemudian para jamaah umroh Jambi akhirnya sampai juga di tanah suci,

Selama di Arab Saudi semua jamaah ternyata mendapatkan layanan akomodasi, transportasi dan konsumsi sesuai dengan paket yang semestinya.

Baik itu di Mekkah maupun Madinah, semua ibadah umroh bisa dilaksanakan dengan lancar sesuai dengan tuntunan ibadah umroh.

 Sementara transportasi dan juga hotel serta makan selama di tanah suci juga didapatkan sesuai dengan standarnya.

Apa yang ditakutkan agen Jambi PT MSI akhirnya terjadi lagi saat kepulangan 42 jamaah ini ke tanah air.

Sudah dekat waktu pulang,  PT MSI pusat masih tak juga memberi kabar soal tiket jamaah untuk pulang ke Indonesia.

Sudah tanggal 4 November, seharusnya itu adalah jadwal pulang, tike tak kunjung juga dikirim.

Menunggu dua hari, sudah tanggal 6 November masih tak ada juga kepastian tiket.

Kemudian Habib dan para jamaah mendatangi KJRI Jeddah untuk meminta pertolongan agar seluruh jamaah dapat segera pulang ke tanah air.

Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah kemudian berjanji akan berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umroh  Arab Saudi, agar bisa menyediakan tiket kepulangan mereka ke tanah air.

Karena masih harus menunggu lagi, sementara jamaah sudah gelisah, kemudian Habib kembali menggunakan dana pribadinya untuk memulangkan para jamaah dalam beberapa tahap.

Tahap pertama sebanyak 27 jamaah sudah dipesankan tiket penerbangan Jeddah-Jakarta dan dijadwalkan terbang pada 8 November 2023 pukul 21.30 waktu Saudi Arabia dan tiba di Jakarta pukul 14.25 WIB pada 9 November 2023.

Tahap kedua, 15 jamaah lainnya kini sedang proses. "Menunggu pihak pemilik MSI Tour bertanggungjawab dan tidak ada kepastian, saya tidak tega dengan jamaah makanya pakai dana pribadi saya," ujarnya.

Andes, salah satu jamaah, dilansir dari RRI, mengatakan ia termasuk jamaah yang masih berada di Jeddah dan masih menunggu tiket.

"Saya kasihan juga dengan pak Habib yang harus menanggung biaya padahal dia juga menjadi korban PT MSI," lanjutnya lagi. (aan/dpc)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com