DLH Kota Jambi melihat kondisi eceng gondok yang memenuhi Danau Sipin (15/1) kemarin.

Tutup 90 Persen Aliran Air, Danau Sipin Dipenuhi Kiambang dan Eceng Gondok

Posted on 2024-01-16 10:39:14 dibaca 3121 kali

 

 

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI– Kondisi Danau Sipin Kota Jambi dipenuhi tumbuhan liar, seperti kiambang dan enceng gondok.

Tanaman liar ini menumpuk dan menutup hampir 90 persen aliran air yang mengarah ke Sungai Batanghari. Hal itu tepatnya tidak jauh dari kawasan Kantor Kelurahan Legok, Danau Sipin.

Kondisi ini diketahui setelah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, melakukan monitoring kondisi Danau Sipin, Senin (15/1/2024).

Saat ini air di Danau Sipin mengalami peningkatan signifikan dan membuat sejumlah wilayah di sekitarnya ikut terendam.

“Terdapat enceng gondok dan kiambang yang ada di wilayah hulu mengalir ke hilir dan menutupi aliran air,” kata Kadis LH Kota Jambi, Ardi usai meninjau kondisi Danau Sipin.

Natinya, tumbuhan-tumbuhan liar ini akan dibersihkan. Tak hanya dibersihkan, hasil monitoring kemarin, DLH kota Jambi mengidentifikasi 7 titik tumbuhan liar yang juga sudah menumpuk di wilayah hulu Danau Sipin.

“Sudah banyak di 7 titik. Itu berdasarkan informasi, adalah milik masyarakat yang memang dipelihara untuk keramba ikan,” terang Ardi.

Lanjutnya, jika terjadi hujan besar dan tali pengikat tumbuhan liar tersebut tidak kuat, memungkinkan tumbuhan liar tersebut akan ikut mengalir ke wilayah Hilir Danau Sipin.

“Dan terjadi penumpukan lagi. Jadi butuh peran masyarakat juga, setidaknya membersihkannya,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya akan mengantisipasi, bagaimana pergerakan cuaca kedepan. Termasuk upaya pembersihan Danau Sipin.

Sementara, untuk penumpukan tumbuhan liar di wilayah hilir ini, dampaknya jika tidak dibersihkan maka, akan terjadi penumpukan lebih dari itu.

“Kita harus segera membuka jalan air, agar bisa lancar. Saat ini masih memungkinkan (lancar,red), karena ada beberapa aliran Sungai seperti Sungai Solok Sipin, yang mengarah ke Pulau Pandan belum terlalu bermasalah,” jelasnya.

“Yang jelas, ke depan apabila ada eceng gondok yang didorong dari hulu oleh kondisi alam ini, yang mungkin menjadi masalah,” tegasnya.

Oleh karena iti, pihaknya mencoba mencarikan solusinya bersama stakeholder terkait, untuk sama-sama membuat atau membersihkan tumbuhan liar tersebut.

“Supaya tidak menutupi jalan, dan tidak menutupi aliran air yang akan mengalir ke wilayah Sungai Batanghari,” tutupnya. (hfz)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com