Kericuhan Final Gubernur Cup! Satu Pemain Luka Memar Serius, FC Koja Siapkan Laporan ke Komdis PSSI

Kericuhan Final Gubernur Cup! Satu Pemain Luka Memar Serius, FC Koja Siapkan Laporan ke Komdis PSSI

Posted on 2026-01-26 15:47:50 dibaca 2648 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Turnamen Gubernur Cup Jambi 2026 resmi ditutup pada Minggu (25/1/2026).

Ajang sepak bola bergengsi di Provinsi Jambi ini justru menyisakan catatan kelam akibat sejumlah insiden kericuhan yang terjadi sepanjang turnamen, terutama pada laga puncak.

BACA JUGA: Kecelakaan Maut di Jalan Jambi–Sengeti, Pemotor Tewas Ditabrak Truk Sawit

Kericuhan paling mencolok terjadi pada partai final yang mempertemukan FC Kota Jambi melawan Kabupaten Merangin. Insiden pecah di menit-menit akhir pertandingan, ketika emosi pemain dan ofisial dari kedua tim tak lagi terbendung. Aksi saling serang pun terjadi di dalam lapangan, membuat pertandingan berakhir dalam suasana panas.

Akibat kejadian tersebut, Ihsan Mediawan, salah satu pemain FC Kota Jambi, dilaporkan mengalami luka memar cukup serius di bagian punggung.

BACA JUGA: Harga Batu Bara Melambung, Fiskal Jambi Tetap “Buntung”

Menanggapi insiden pada laga puncak, Wakil Manajer FC Kota Jambi, Doni Sumatriadi, menyatakan pihaknya tengah menyusun laporan resmi untuk disampaikan kepada Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

“Ada satu pemain FC Kota Jambi yang mengalami luka cukup serius di bagian punggung akibat insiden tersebut. Saat ini kami sedang mempersiapkan laporan resmi sebagai bentuk keberatan,” ujar Doni.

Doni juga menyoroti pentingnya perubahan pola pikir seluruh insan sepak bola di Jambi, seiring dengan adanya Stadion Swarna Bhumi yang telah berstandar nasional.

BACA JUGA: Jaga Ekosistem, Wisata Danau Kaco Kerinci Resmi Ditutup Sementara

“Dengan hadirnya stadion baru ini, seharusnya diikuti dengan peningkatan kedewasaan dan sportivitas. Sangat disayangkan, fasilitas olahraga sudah dibangun dengan standar nasional oleh Pak Gubernur, namun belum sepenuhnya diiringi dengan sikap fair play dari seluruh pihak,” tegasnya.

Sementara itu, Humas PSSI Jambi, Muhammad Husein, menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu laporan resmi dari tim-tim yang merasa dirugikan selama turnamen berlangsung.

“Sanksi hanya bisa diproses jika ada laporan resmi. Hingga saat ini, sepengetahuan kami, belum ada laporan yang masuk baik ke panitia disiplin maupun ke Komisi Disiplin PSSI,” jelasnya.

Husein menambahkan, apabila laporan telah diterima, Komdis PSSI akan menggelar sidang disiplin dengan memanggil wasit, pemain, serta pihak terkait. Bukti rekaman video juga akan dijadikan bahan pertimbangan dalam sidang tersebut, yang dapat digelar secara langsung maupun daring.

“Setelah proses persidangan, barulah Komdis menjatuhkan sanksi. Bentuk sanksi bisa berupa denda hingga larangan bermain dalam jangka waktu tertentu, sesuai tingkat pelanggaran,” pungkasnya. (hfz)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com