Kepala BPS Kabupaten Muaro Jambi, Edy Subagiyo.
JAMBIUPDATE.CO, MUARO JAMBI - Status Muaro Jambi sebagai Daerah penyangga ibu kota Provinsi Jambi belum sepenuhnya tercermin dalam kualitas pasar kerjanya.
Sepanjang 2025, Kabupaten berjuluk Bumi Sailun Salimbai ini mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 5,02 persen, menjadikannya peringkat kedua tertinggi di Wilayah Provinsi Jambi.
Berdasarkan data yang dilansir dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Muaro Jambi, jumlah pengangguran pada 2025 mencapai 12.015 orang.
BACA JUGA: Didukung 14 Suara, Nandang Pambudi Siap Maju di Musprovlub FORKI Jambi
Angka ini, nyaris tidak berubah dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya. Pada 2023, pengangguran tercatat 12.590 orang, dan pada 2024 sebanyak 11.828 orang.
Kepala BPS Kabupaten Muaro Jambi, Edy Subagiyo mengatakan, bahwa stabilnya jumlah pengangguran ini menunjukkan persoalan ketenagakerjaan yang bersifat struktural.
“Persentase bisa turun, tetapi jumlah pengangguran relatif bertahan karena angkatan kerja terus bertambah,” kata Edy.
BACA JUGA: Jalan Terancam Longsor, Sungai Dialihkan: DPRD Tebo Temukan Masalah Lingkungan Serius
Edy Subagiyo menyampaikan, sepanjang 2025, angkatan kerja Muaro Jambi mencapai 239.183 orang, meningkat tajam dari 224.271 orang pada 2024.
Kenaikan ini, kata dia, ikut mendorong bertambahnya jumlah penduduk bekerja menjadi 227.168 orang, dari 212.445 orang pada tahun sebelumnya.
"Namun, pertumbuhan lapangan kerja itu belum cukup cepat untuk mengimbangi masuknya pencari kerja baru. Akibatnya, pengangguran tetap berada di kisaran 12 ribu orang," sampainya.
BACA JUGA: Kasus Kekerasan Terhadap Anak Masih Dominan di Batang Hari, Ini Faktor Penyebabnya
Edy menjelaskan, bahwa pada saat yang sama, jumlah penduduk bukan angkatan kerja menyusut dari 94.460 orang pada 2024 menjadi 84.804 orang pada 2025.
Kondisi ini, katanya, mendorong Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik dari 70,36 persen di 2024 menjadi 73,82 persen di tahun 2025.
Bila ditarik ke 2023, sambungnya, TPAK Muaro Jambi bahkan sempat berada di level 74,38 persen, dengan TPT 5 persen. "Artinya, selama tiga tahun terakhir, perbaikan pasar kerja berjalan sedikit lambat dan cenderung stagnan," jelasnya.
Menurut Edy, kunci untuk menekan pengangguran adalah peningkatan kompetensi tenaga kerja dan penciptaan peluang kerja baru, terutama bagi generasi muda.
“Muaro Jambi harus menyiapkan strategi jangka panjang, mulai dari pelatihan, pendidikan vokasi, hingga kemitraan dengan sektor industri. Jangan sampai angka pengangguran ini menjadi masalah struktural yang membayangi Muaro Jambi di masa depan,” tegasnya. (wan)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com