JAMBIUPDATE.COM, JAMBI – Kini
 Serda Hendrianto (36) anggota TNI yang bertugas di Satuan Intelkam Korem 0103 Aceh Utara, meninggalkan kenangan bagi keluarga. Dimata keluarga dan kerabatanya, ayah tiga anak itu terkenal pemberani.
Â
KepadaÂ
jambiupdate.com, Selasa (24/3), Feri, sepupu Hendrianto saat ditemui di rumah duka menyebutkan, Hendrianto dikenal sebagai sosok yang gesit, pemberani, ramah dan pintar bergaul. Ia juga sudah dinas di Aceh sejak 16 tahun lalu.
Â
“Pertama bertugas ditempatkan di Aceh. Dari pangkat Prada. Awalnya dia driver membawa mobil truk TNI,†kata Feri.
Â
Bahkan kata dia, kakak sepupunya yang tewas ditembak orang tak dikenal Selasa (24/3) itu, juga punya kelebihan bisa menangkap ular. Bahkan, ketika masih mengenyam Sekolah Dasar.
Â
Disebutkannya, terakhir Hendianto pulang ke kampung halamannya dua tahun yang lalu, saat adiknya menikah.
Â
Pantauan dirumah duka, warga dan keluarga Hendrianto tampak silih berganti berdatangan untuk bertakziah. “Keluarga disini (Sungaipenuh,red) tidak ada yang berangkat ke Aceh,†katanya
Â
Disebutkan Feri, di dalam keluarganya sudah dua orang yang tewas di Aceh saat bertugas. 2000 silam, sepupu Hendrianto yang sama-sama TNI bernama Hendri juga tewas di Aceh saat operasi melawan GAM. Saat itu Hendri berusia 19 tahun.
Â
“Hendrianto dan Hendri ini satu angkatan, sama-sama lulus tes TNI di Padang dan ditempatkan di Aceh. Kejadian sekarang ini mengingatkan keluarga kejadian tahun 2000 lalu. Keluarga merasa terpukul dengan kejadian ini,†pungkasnya.
Â
(dik)