Illustrasi
JAMBIUPDATE.COM, MUARABUNGO – Jumat (15/5) sekitar pukul 15.00 WIB lalu, Jais (40) warga Dusun Talang Pantai, Bungo tewas setelah terbawa arus sungai di Batang Pelepat, Kabupaten Bungo.
Kapolsek Pelepat, IPTU Gita Suhandi saat dikonfirmasi jambiupdate.com, Sabtu (16/5) menyebutkan korban tewas terbawa arus sungai ketika hendak membuat rakit Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau Dompeng.
“Korban saat itu bersama dengan tiga orang rekannya Muslim (45), Ridwan (28) dan Rohman (22), hendak membuat rakit untuk menambang emas (PETI,red) di Sungai Batang Pelepat Dusun Rantau Keloyang kecamatan Pelepat,“ kata IPTU Gita. Â
Saat itu, kata Kapolsek, korban berniat untuk menyeberang sungai yang sedang banjir dengan cara berenang untuk mencapai rakit (dompeng,red) yang pada saat itu posisinya berada di seberang sungai.
“Saat korban berada di tengah sungai, saat itu teman korban Rohman melihat korban terseret arus sungai yang deras lalu Rohman berusaha memberikan pertolongan dengan cara mencari tali, akan tetapi ketika dilihat kembali, korban sudah tenggelam dan hanyut terbawa arus sungai,“jelasnya.
Setelah melakukan pencarian, akhirnya korban berhasil ditemukan oleh masyarakat sekitar pada malam harinya.
“Korban berhasil ditemukan warga setempat tidak jauh dari lokasi PETI,“tutupnya.
Informasi yang berhasil didapat oleh jamboiupdate.com, pemilik rakit (mesin dompeng,red) adalah Andi Qioma Handoko (33) warga Pasar Rantau Keloyang, Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo.(hnd)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com