Ilustrasi
JAMBIUPDATE.COM, JAMBI - Sabtu (27/6), rumah yang berlokasi di RT 10 Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, dikepung polisi. Rumah milik salah satu wartawan media cetak di Jambi itu disangka polisi milik bandar narkoba.
Muammar Sholihin (23), mengaku terkejut dengan kedatangan pihak Polresta jambi. Dia menyebutkan, polisi yang berjumlah sekitar delapan orang mengaku mendapatkan informasi bahwa rumah miliknya sering dijadikan tempat transaksi narkoba.
"Busernya ado sekitar orang delapan, rumah Sayo dikepung," ungkap Sholihin, wartawan yang bertugas di Tungkal Ulu ini. Bahkan, kata Dia, ketika itu polisi juga menyebut namanya sudah menjadi Target Operasi (TO) tim, karena diduga salah satu bandar narkoba dilingkungan setempat.
"Dari keterangan mareka (polisi,red), yang dicari itu memang namanya mirip dengan nama Saya Sholihin. Sayo bilanglah nama Sholihin disini banyak, bukan Saya saja. Tapi kalau mau geledah rumah saya silahkan," ucapnya ketika menirukan kembali perkataannya.
Namun, saat itu, pihak kepolisian terkesan enggan melakukan penggeledahan. Terlebih lagi mengetahui identitas pemilik rumah merupakan seorang jurnalis.
"Ketika tau Sayo wartawan dak mau pulak menggeledah, mareka seperti dak keenakan," ungkap anak mantan Kades Penyengat Rendah Sofian ini.(pds)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com