Ilustrasi
JAMBIUPDATE.COM, JAMBI -Â Â Penyidik Subdit Gakkum Polair Polda Jambi, kini tengah menyelidiki penyebab kematian jasad Andri Yanto (24) warga Kelurahan Pakuan Baru, Kecamatan Jambi Selatan, yang jasadnya ditemukan mengapung Jembatan Aurduri II, Sabtu (19/9) siang.
Ini dikatakan salah satu penyidik yang ditemui di kamar jenazah RSUD Raden Mattaher, kemarin (21/9). Disebutkannya, sebelum melakukan penyelidikan itu, pihaknya menunggu hasil otopsi dari pihak rumah sakit.
“Kita akan mencari tahu dulu penyebab kemtian korban, apakah ada unsur kejahatan atau tidak sama sekali. Ini untuk tindak lanjutnya,†kata salah satu penyidik.
Sementara itu, di kamar jenazah itu, tangis Evi dan Mawan pecah ketika memastikan korban adalah keluarga mereka. Ia mengatakan melihat dari pakaian yang digunakan, korban adalah anak angkatnya.
“Iyo itu Dia pak, idak salah lagi. Itu baju dan celano yang Dia pak,†kata Evi.
Mawan adik kandung korban, mengaku terpukul saat mengetahui jasad yang terbaring kaku di kamar jenazah RSUD Raden Mattaher adalah kakaknya. Dia juga tidak menyangka jika sang kakak akan meninggalkannya selama-lamanya. Sebab, malam sebelum ia pergi, dirinya masih bertemu dan ngobrol seperti biasa.
“Dak nyangko bae bang. Malamnyo kami masih ngobrol bae. Jumat pagi keluar dan dak balik lagi, taunyo sudah disini (kamar jenazah,red),†kata Mawan, sembari meneteskan air mata.(pds)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com