Salah satu petugas kamar jenazah RSUD Raden Mattaher memperlihatkan jasad Sandy Ismail (30)
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI –Sudah sebelas hari jasad Sandy Ismail (30) terbujur kaku di kamar mayat RSUD Raden Mattaher Jambi. Namun, tak kunjung dijemput pihak keluarga. Akhirnya, pihak rumah sakit menguburkannya.
Penjaga kamar mayat RSUD Raden Mataher, Yaser, mengatakan, sebelum meninggal dunia, Sandy sempat dirawat di rumah sakit tersebut selama beberapa hari. beberapa hari. Hanya saja, tidak ada pihak keluarga yang mengunjunginya. Alamatnya juga tidak diketahui.
“Sampai sekarang masih di kamar jenazah. Belum ada yang menjemputnya. Kami sudah berusaha mencari pihak keluarga tapi tidak ketemu. Jadi kita kuburkan,†ujar Yaser, Senin (28/12).
Dia menyebutkan, 16 Desember 2015, korban naik mobil bus ALS tujuan Jambi dengan kondisi lemas. Dia juga kurang jelas dalam berkomunikasi dan terbaring di dalam mobil. Namun, setibanya di loket ALS Kota Jambi, petugas langsung melaporkan ke Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Provinsi Jambi. Olehnya, pihak dinas langsung membawa korban ke RSUD Raden Mattaher untuk dirawat. Hanya saja, nyawanya tidak tertolong.
“Pihak Dinas Sosial juga tidak tahu alamatnya,†ucapnya.
Dia menyebutkan, ciri-ciri jenazah kulit sawo matang, tinggi sekitar 165, rambut ikal serta ada beberapa luka lecet di tangan sebelah kanan, bahu dan leher. Diduga, korban bukan dari Jambi. “Sore (28/12) tadi kita kuburkan,†sebutnya. (cok)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com