JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Sudirman (24) warga RT 012 RW 003 Lingkungan Pembangunan Kelurahan Pauh, Kabupaten Sarolangun, ditemukan tewas tergantung, Kamis (9/6) sekitar pukul 19.00 WIB. Korban merupakan honorer di PDAM Ranting Pauh.Â
Â
Menurut informasi yang diperolehÂ
jambiupdate.co, dari pihak kepolisian, Kamis pagi sekitar pukul 07.30 WIB, korban berangkat dari rumah menuju Kantor PDAM Ranting Pauh untuk bekerja menghidupkan air sebagaimana aktifitasnya biasanya.Â
Â
"Selanjutnya dikarenakan hingga Magrib korban belum juga pulang ke rumahnya, maka setelah berbuka puasa kakak kandung korban bernama Musa dan Adi menuju Desa Semaran ke tempat kerja korban melakukan pencarian," ujar Kasat Reskrim Polres Sarolangun Iptu Dimas.
Â
Karena hingga malam korban belum juga pulang ke rumahnya, Musa, Adi dan Febri teman korban berangkat bersama-sama menuju ke arah Kantor Ranting PDAM Pauh guna melakukan pencarian terhadap korban.Â
Â
Â
Setibanya di kompleks PDAM, sambung Dimas, ketiganya menemukan sandal, jaket dan HP korban berada dalam kantor PDAM Â namun mereka tak menemukan korban.
Â
Kemudian, Febri melakukan pencarian ke arah ruang pompa dinamo PDAM, pada saat itu pintu ruang pompa dalam keadaan terbuka.
Â
“Febri terkejut melihat korban telah tergantung steger besi katrol ruang pompa dengan seutas tali tambang warna biru sepanjang tiga meter,†tambahnya.
Selanjutnya saksi Febri berteriak sembari memberitahukan keadaan yang dilihatnya kepada Adi dan Musa. Kemudian ketiganya meninggalkan komplek PDAM sekaligus menghubungi pihak keluarga. Beberapa saat kemudian Ishak dan warga masyarakat tiba dikomplek PDAM langsung menurunkan korban dari gantungan sekaligus mengevakuasi ke Pukesmas Pauh.
Â
"Korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan," tandasnya. (dez)