JAMBIUPDATE.CO, MERANGIN - Camat Pangkalan Jambu, M. Kamel ( 50) diduga selingkuh dengan Pegawai Negeri Sipil Yusmini (53) yang merupakan janda beranak 3. Yusmini kesehariannya seorang guru di salah satu sekolah di Pangkalan Jambu.Â
Â
Perselingkuhan keduanya diduga terjadi sejak M Kamel ditugaskan di Kecamatan Pangkalan Jambu. Sebab, keduanya sudah sering diketahui oleh warga dan juga keluarga istrinya, jika M.Kamel dan Yusmini sering keluar kota seperti, Kota Jambi, Palembang dan Sumatra Barat hanya berdua.
Â
"Janda anak 3, (Yusmini) memang hobi ganggu suami orang, ke Jambi, Palembang, Padang, hanya berdua-duaan, apa maksudnya dan apa tujuannya," ujar Nurlaela, istrinya M. Kamel.
Â
"Dia hinggap ke pejabat hanya ingin menghabiskan uang pejabat tersebut, dan jika sudah kenyang maka dia kan mencari pejabat yang lainnya lagi," ujar Nur ketika dijumpai di kediamannya (12/7).
Â
"Dua hari sebelum lebaran mereka (Kamil-Yusmini) di kejar oleh anak saya, Hendra (25)," kata Nur.
Â
Puncaknya, malam tadi (11/7) M. Kamel dikejar oleh adik Nurlaela, Ardison (40), beserta warga Pangkalan Jambu, yang telah merasa kesal akan tingkah laku yang diperbuatnya sebagai seorang Camat yang seharusnya memberi panutan kepada warga.
Â
Bahkan, Hendra yang merupakan anak M Kamil sempat memergoki ayahnya tengah tengah pergi berdua dengan Yusmini.Â
Â
"Saya dapat informasi jika ayah saya dan Yus akan ke Jangkat untuk beli gula Nau. Saya tunggu di kebun sawit. Nampak dia lewat saya kejar. Saya potong dan lempar pakai helm. Dan setelah itu dibanting stir mobilnya ke kanan dan dapatlah dia kabur," jelas Hendra.Â
Â
Setelah kejadian tersebut, malam harinya sampai di rumah terjadi ribut antara dia dan ayahnya.Â
Â
"Jangan kamu larang saya, yang penting nafkah kamu sudah saya kasih," terang Hendra menirukan ucapan ayahnya.
Â
Selanjutnya, M Kamel juga akan dilaporkan ke Sekda dan Bupati. "Kami hari ini ingin menghadap Sekda, Bupati, jika tidak saya kasih tahu hal ini, saya yakin akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," sambung kakak Nurlela yang tidak mau disebut namanya.Â
Â
Sementara, M Kamil saat dihubungi melalui nomor ponsel yang biasa digunakannya bernada tidak aktif.Â
(amn)