Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, KUALATUNGKAL - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menerapkan sistem lelang jabatan untuk mengisi 22 posisi pimpinan tinggi pratama sejak dibuka secara resmi sebulan berlalu. Sayangnya, sebagian pihak beranggapan penerapan lelang ini kurang efektif dan boros biaya.
Ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Tanjabbar, Ahmad Jafar. Politisi kawakan dari partai bergambar pohon beringin ini merasa kurang pas dengan sistem lelang jabatan yang dilakukan Kepala Daerah Tanjabbar.
Apalagi, lelang ini ditujukan untuk memilih dan menyeleksi para pejabat yang bakal membantunya menjalankan roda pemerintahan.
"Sebenarnya inikan jabatan karier, lebih pas dengan sistem Baperjakat seperti dulu. Lebih efektif, pemerintah daerah juga lebih berwibawa," ujar Ahmad Jahfar.
Ia juga beranggapan, lelang jabatan dianggap tidak terlalu maksimal untuk menghasilkan pejabat yang memiliki kompetensi. Bahkan, lelang ini dianggap hanya memperpanjang mekanisme dan menghabiskan biaya saja.
"Dengan catatan Tim Baperjakat memang betul-betul melakukan seleksi yang efektif," tegasnya.
Meski sejatinya tidak sependapat dengan sistem lelang jabatan ini, Jahfar tetap berharap dengan adanya seleksi pejabat melalui lelang jabatan tersebut muncul para pejabat-pejabat yang memiliki integritas dan kemampuan yang baik untuk membantu mewujudkan visi dan misi Bupati. (sun)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com