JAMBIUPDATE.CO, SENGETI - Pasca kediaman Slamet Mistaludin (39) terduga teroris digerbak aparat polisi di Rt08 Desa Pudak Kecamatan Kumpeh ulu kabupaten Muarojambi terlihat sunyi.
Misroji Orang tua Slamet hanya bisa pasrah dan berharap pihak polisi memproses anak sulung dengan adil.
Misroji mengaku sangat kaget ketika puluhan aparat bersenjata lengkap mencinduk anaknya. Padahal Miaroji tak melihat tanda-tanda kelakuan yang mencurigakan, seperti merangkit senjata. " cuman sewaktu penakapan itu ada bundelan dokumen tebal diambil polisi," ujarnya
Selajutnya, mungkin slmet itu dapatnya sewaktu merantau ke jakarta selama sua tahun, dan baru pulang bulan puasa tahun ini." Pas pulang sudah punya istri dan anak," sebutnya.
Sebelum merantau, slamet kata Misroji, solat selalu berjamaah di langgat dekat sini, namun sejak pulang ini slamet tak lagi solat kelanggar." Solat dirumah kalau dulu makmum di langgar, itu aja yang berubah," pungkasnya.
Untuk diketahui, dilokasi depan rumah Misroji, terlihat puluhan aparat polisi berjaga. Dan selalu mengawasi dengan ketat. (era)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com