Ratusan siswa antre mengambil formulir di SMPN 1 Tulunaggaung, kemarin (7/2). (AGUS DWIYONO/ RATU)

Antrean Pendaftar PPDB Hari Pertama Berjubel

Posted on 2018-07-03 11:34:41 dibaca 1907 kali

JAMBIUPDATE.CO, TULUNGAGUNG- Hari pertama pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP di Kota Marmer, kemarin (7/2), langsungdiserbu pendaftar.

Mereka rela berdesak-desakan agar dapat formulir pendaftaran sesuai yang dipilih, yakni jalur zonasi, prestasi dan kemaslahatan.

Terlihat pilihan pendaftar dari jalur zonasi lebih mendominasi.

Sebab kuota lebih besar dan nilai berapapun bisa masuk, asalkan rumah dekat dengan sekolah pilihan.

Di mana suasana tersebut tampak di sejumlah sekolah favorit, termasuk SMPN 1 Tulungagung, SMPN 2 Tulungagung, dan SMPN 3 Tulungagung. Sekitar pukul 09.00, ratusan calon peserta dan orang tua wali murid sudah antre di sekolah pilihan masing-masing.

Untuk di SMPN 1 Tulungagung, ratusan siswa mulai tampak longgar pukul 10.30. Berbeda dengan SMPN 2 Tulungagung, untuk menyiasati antre panjang, pihak sekolah membuat tiga loket. Yakni loket pertama jarak 0-500 meter, loket dua 500-1000 meter, dan loket terakhir 1000 meter lebih.

Wakil Kepala Kesiswaan SMPN 2 Tulungagung Suratno mengaku, di antara jalur dibuka pada PPDB hari pertama, adalah jalur zonasi, prestasi dan kemaslahatan.

Namun lebih diminati jalur zonasi. Sebab, syarat utamanya letak jarak dari rumah ke sekolah pilihan lebih dekat.

“Alasan yang ke dua, jalur zonasi kuotanya sekitar 70 persen, sedangkan prestasi 10 persen, dan kemaslahatan 5 persen,” jelasnya.

Hingga pukul 10.00 pagu sesuai dengan keputusan dinas terkait 256 siswa sudah terpenuhi. Sebab data sementara masing-masing loket sudah terisi, loket pertama dengan jarak 0-500 meter 77 siswa, loket dua 500-1000 meter 135 siswa, sedangkan loket ketiga 1000 meter lebih sebanyak 249 siswa.

“Kami buat tiga loket berdasarkan jarak, itu membantu panitia lebih mudah mengendalikan calon peserta didik dan orang tua berjubel,” ungkap pria yang juga merangkap sebagai ketua PPDB sekolah tersebut.

Hal senada diungkapkan Bagian Humas SMPN 1 Tulungagung Suroso. Dia mengaku, ratusan siswa dan wali murid sudah memenuhi halaman sekolah sebelum pendaftaran dimulai. Mereka rela menunggu demi dapat antrean lebih dahulu.

“Pelayanan tutup pukul 14.00, kalau perkiraan pendaftar sekitar 300 peserta,” ungkapnya.

Terkait pengumuman, akan dilihat calon peserta dan para wali murid di tempat pengumuman sekitar pukul 12.00 pada hari berikutnya. Itu memberi kesempatan kepada calon peserta yang tidak lolos sehingga langsung mencabut berkas dan daftar di sekolah lain yang lebih dekat.

“Kemungkinan besar besok (hari ini) langsung dapat dilihat calon peserta yang mendaftar, sekitar pukul 12.00 pengumuman ditempelkan di area sekolah,” ungkapnya.

Dia menambahkan, teknis yang dilakukan sekolahnya ada empat tahap, dimulai mengantre di depan masjid sekolah guna dapat formulir, kemudian mengisinya di tempat yang disediakan, dan dikumpulkan di dalam kelas. Terakhir dikumpulkan di bagian operator untuk dilakukan pengetikan.

“Bagi yang mendaftar dan lain sebagainya kami wajibkan untuk calon peserta sendiri, agar lebih mandiri dan lebih berani,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Kesiswaan SMPN 3 Tulungagung Achmad Saikhu mengatakan, pengumuman akan segera dilakukan oleh pihak sekolah, yakni dengan dua cara melalui website dan ditempelkan di tempat pengumuman.

“Untuk pengumuman resminya pada 7 Juli mendatang, update-nya setiap hari setelah dilakukan pendaftaran ulang sehingga orang tua dan calon peserta bisa mengetahui jika tidak lolos,” jelanya.

Di lain tempat, ratusan siswa terlihat antre mengambil formulir pendaftaran di SMPN 1 Kedungwaru. Mereka rela datang pagi agar dapat formulir pendaftaran dulu.

Untuk mengantisipasi antrean, pihak panitia sengaja membagi beberapa lokasi kelas yang dapat digunakan untuk pengisian formulir sesuai dengan wilayah tempat tinggal.

Calon peserta mengambil formulir di loket informasi yang terletak di lapangan tengah, kemudian masuk ke ruangan kelas sesuai dengan wilayah tempat tinggalnya.

Bagian Kesiswaan SMPN 1 Kedungwaru Agus Trisilaning menjelaskan, pendaftaran akan berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Juli.

Mengenai jalur zonasi, lanjut dia, calon peserta didik harus memenuhi beberapa persyaratan yang sudah ditentukan.

Antara lain membawa fotokopi, kartu keluarga (KK), surat keterangan titik koordinat lokasi rumah calon siswa yang telah ditanda tangani kepala sekolah asal, print out hasil pencarian jarak rumah ke sekolah yang dituju, print out nomor induk siswa nasional (NISN), dan fotokopi kartu USBN.

Semua persyaratan tersebut akan digunakan untuk memastikan kebenaran data calon peserta didik.

“Kami sudah berusaha mengantisipasi kendala-kendala yang akan terjadi,” tuturnya.

Menanggapi berbagai kendala yang akan terjadi seperti tidak kesesuaian data, dia menjelaskan, bahwa fotokopi KK sebagai bukti untuk memastikan data yang dilampirkan sesuai.

Sementara itu, untuk seleksi jalur prestasi proses seleksi akan dilakukan berdasarkan ranking jumlah skor sertifikat atau piagam baik bidang akademik maupun nonakademik minimal tingkat kabupaten.

Sedangkan untuk kemaslahatan, seleksi dilakukan berdasarkan putra maupun putri dari guru berprestasi maupun tokoh masyarakat yang berjasa dalam bidang pendidikan. Seleksi dibuktikan dengan sertifikat atau piagam penghargaan yang diterima.

Mengenai daya tampung untuk SMPN 1 kedungwaru melalui jalur zonasi kurang lebih 202 siswa. Sedangkan jalur prestasi dan kemaslahatan sebanyak 43 siswa.

Hingga sore kemarin total calon peserta didik baru yang berhasil lolos secara administratif sebanyak 182 siswa. (yon/c2/din)

(rt/lai/ang/JPR)

Sumber: www.jawapos.com
Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com