PLN/Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA – Teguh Wuryanto, seorang tukang las di Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur tiba-tiba kaget bukan kepalang saat melihat tagihan listrik yang sampai di tangannya.
Tak diduganya tagihan listrik yang biasanya tak sampai lebih dari Rp 2 juta saja kini menjadi Rp 20 juta. Sontak saja ia uring-uringan hingga menumpahkan kekesalannya itu ke Pengaduan Pelayanan Publik Malang Raya di media sosial, Senin (8/6/2020).
“Saya adalah pelanggan PLN sejak tahun 1997 (sudah 23 tahun), dan usaha saya adalah bengkel las (UMKM), selama menjadi pelanggan PLN 23 tahun, saya tidak pernah menunggak pembayaran listrik sekalipun,” ujarnya.
Ia pun mengungkapkan sekalipun bengkelnya ramai dan harus lembur, tagihan listrik paling maksimal adalah Rp 2.200.000 saja.
“Ah tidak mungkin lah PLN seteledor itu, tidak mungkin PLN sampai tidak terbuka seperti itu,” keluhnya lagi.
Teguh pun menduga memang benar-benar ada keteledoran karena jika dilihat dari jumlah KWH pada sebelum-belumnya tampak seperti kelebihan satu angka.
“Saya dan istri saya sampai tidak percaya, apakah kelebihan Nol nilai yang tertera itu,” katanya.
Unggahan itu pun memancing respon dari warganet yang menduga ada yang tidak beres dengan PLN.
“Hmm, pakai logika aja sih pemakaian sebanyak itu bisa naik 10 kali lipat karena apa bingung dia ngelas pesawat atau apa ini,” kata @dwiariyoa1.
“Saya malah bingung dg petugas pln yg door to door mencatat kwh meter. That’s mean ada kemungkinan human error pd saat input. Apakah saat ini msh manual? Jika iya, sdh saatnya adopsi sistem sinkronisasi otomatis data pemakaian pelanggan.” ujar @MrNotoriusSha1
Seorang warganet bahkan sampai mengecek lewat aplikasi Cek Tagihan Listrik Bulanan dan menemukan memang benar ada lonjakan yang sangat tak biasa.
“Bukan masalah dia ngelas pesawat / sepeda / apalah, yg jadi masalah itu intensitas dia mengelas,” ucap @jalaksuren77. (sta/pojoksatu)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com