Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Demoktat Provinsi Jambi meraih hasil minor di Pilkada Gubernur Jambi 9 Desember 2020 lalu.
Mengusung calon incumbent, calon Demokrat justru berada di posisi buncit.
Padahal jauh sebelum kontestasi ini digelar, kader internal yang merupakan walikota Sungai Penuh 2 periode Asafri Jaya Bakri (AJB) cukup berhasrat untuk bisa diusung partainya di Pilkada. Namun partai berkata lain, ia justru tidak diusung oleh partainya sendiri sehingga AJB pun gagal ikut bertarung di Pilkada.
Lantas apakah ada penyesalan bagi Demokrat mengusung pasangan ini dengan membuang kader internal yakni Asafri Jaya Bakri yang gagal melenggang ke kontestasi politik Pilgub Jambi?
"Kita tidak boleh menyesali masa lalu, setelah kita telah menentukan pilihan kita, masa lalu biar lah berlalu," jawab Ketua DPD Demokrat Provinsi Jambi, Burhanuddin Mahir.
Cik Bur (Sapaan akrabnya, red) menegaskan, bahwa dirinya legowo dan berlapang dada menerima hasil kontestasi politik Pilgub Jambi 2020.
Menurutnya, dalam kontestasi itu ada yang menang dan ada yang kalah. Tidak boleh juga menyesali apa yang telah terjadi di masa lalu.
"Masyarakat Jambi memilih ini lah yang terbaik, saya menghormati," tukasnya. (wan)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com