JAMBIUPDATE.CO,JAMBI- Puluhan Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Jambi menggelar unjuk rasa menolak angkutan batubara melintas di jalan lintas Mendalo. Massa menggelar aksi bakar ban dan long march dari Simpang empat Telanai di sekitaran Bank Indonesia Jambi hingga berorasi di gedung DPRD Provinsi Jambi.
Para orator dari Universitas Jambi dan UIN Sultan Thaha Saifuddin protes banyaknya korban mahasiswa yang tewas terlindas truk batubara yang melintas di jalan umum sekitaran kampus mereka.
Sekretaris Umum HMI Cabang Jambi Ogi Candra saat berorasi mengatakan ada tiga tuntutan mereka dalam aksi kali ini.
"Pertama meminta Pemprov Jambi untuk segera merealisasikan jalan
khusus untuk Truk Besar Angkutan Barang, Truk Angkutan Batubara, Truk
Minyak dan memperjelas regulasinya," sebutnya.
Kemudian, kedua, sambil pengerjaan Jalan khusus tersebut belum selesai, HMI meminta Gubernur Jambi mengeluarkan Pergub tentang jam operasional angkutan batubara di atas Jam 21.00 – 05.00 WIB. "Dan kami Meminta Kapolda Jambi membuat Pos pegawasan untuk menertibkan operasional truk angkutan batubara," tambah Ogi.
"Jika dua Point tersebut tidak direalisasikan maka kami akan turun langsung untuk memblokade Jalan Mendalo-Simpang Rimbo penyetopan angkutan batubara agar tidak lagi banyak Masyarakat Kehilangan nyawa di jalan lintas tersebut," pungkasnya. (aan)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com