Gawat! Amerika dan Eropa Diserang Flu Burung, Telur Organik Terancam Hilang Dari Pasaran

Posted on 2022-05-02 22:26:56 dibaca 4141 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA Akibat wilayah Amerika dan Eropa diserang flu burung, telur organik terancam hilang dari pasaran dan menyebabkan puluhan juta unggas mati tahun ini.

Selain itu pihak berwenang juga mengeluarkan aturan bahwa ayam petelur yang biasanya diternak di luar tidak lagi diperbolehkan berkeliaran dengan bebas.

Hal tersebut sangat berdampak pada warga karena produsen harus memusnahkan telur yang diduga terinfiksi flu burung.

Badan pengawas Amerika Serikat mengatakan bahwa peternak harus mengandangi unggas mereka dan memeritahukan konsumen bahwa ternaknya dikelola dalam ruangan.

Hal tersebut merupakan tindakan terbaik saat ini karena jika satu ekor yang terpapar flu burung maka terpaksa semua ternak harus dimusnahkan.

Dilansir dari reuters.com, untuk wilayah Perancis, peternak diwajibkan untuk mengandangkan peliharaanya dari November 2021 lalu.

Hal ini akan juga akan berdampak langsung pada telur yang diklaim merupakan ayam organic yang dibiarkan berkeliaran di luar.

"Saya tidak tahu bahwa ternak tersebut harus berada dalam ruangan,” papar salah seorang warga Perancis.

Salah seorang dokter hewan mengatakan unggas dengan akses luar sangat rentan untuk terinfeksi highly pathogenic avian influenza (HPAI) atau flu burung, ternak tersebut akan terpapar jika melakukan kontak dengan burung liar yang terinfeksi, baik melalui bulu atau kotorannya.

Sedangkan Departemen Pertanian Amerika Serikat merekomendasikan para peternak untuk memelihara unggas di dalam ruangan ‘selama wabah HPAI masih berlangsung’, tetapi tidak mengharuskan pengurungan.

Wabah di Amerika adalah yang terburuk kedua dalam sejarah, dengan lebih dari 35 juta uanggas musnah tahun ini

Prancis sendiri telah memusnahkan hampir 16 juta burung selama wabah ini, dimana juga telah menginfeksi negara lain seperti Inggris, Italia dan Spanyol.  

Persyaratan untuk wilayah Eropa agar mengandangkan ayam mereka telah membuat beberapa konsumen tidak puas bahkan ketika penjual memasang tanda yang tentang kondisi tersebut.

"Kami akan membeli untuk telur organik padalah ternak tersebut tak pernah keluar kandang,” jelas kata Marc Dossem (52) salah seorang pembeli di Paris.

UE dan Inggris mengeluarkan aturan agar ternak mereka dikandangkan dalam 16 minggu ini sebelum dikeluarkan aturan selanjutnya.

Sedangkan di Spanyol, ayam harus disimpan di dalam ruangan untuk menghindari razia dari pengawas setempat.

"Ada negara-negara yang tidak lagi memiliki telur dari ayam buras yang tersedia selama berbulan-bulan," kata Mar Fernandez selaku kepala Organisasi Interprofessional Eggs and Eggs Spanyol.

Pihak berwenang Amerika tidak mewajibkan produsen telur organik untuk memperbarui label dan mengatakan bahwa telur tersebut adalah organik. 

Beberapa produsen yang melarang akses ke luar ruangan untuk ternaknya adalah Pete dan Gerry's, yang mengklaim bahwa mereka adalah produsen telur organik, telur ayam kampung, dan telur yang dibesarkan di padang rumput Amerika.

Pete dan Gerry's merupakan produsen yang memasok telur ke Kroger Co dan Whole Foods Market milik Amazon.com Inc.

"Kami akan terus mengevaluasi risiko paparan dan akan kembali mengeluarkan ternak ke lapangansesegera mungkin," kata Pete dan Gerry's.

Beberapa produsen Eropa malahan menolak perintah untuk membatasi ternak mereka, meskipun ada risikonya.

"Ayam petelur bisa sangat agresif sehingga kami membiarkan mereka keluar beberapa waktu dalam sehari atau ungas tersebut akan membunuh," kata Emilie Ravalli dari peternakan organik di Corcoue-sur-Logne di Prancis barat. (*)

Sumber: Diswa.id
Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com