JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA– Setelah merebut Lysychansk, Rusia melanjutkan seranganya ke wilayah Donets.
Dalam seranganaya kali ini, Rusia hujani Donets dengan tembakan artileri yang mengakibatkan berbagai kerusakan.
Pihak Ukraina mengungkapkan bahwa tak ada tempat aman bagi warga.
Gubernur Luhansk, Serhiy Gaidai mengatakan bahwa pasukan Rusia telah dikirim ke Donets untuk menyeberangi Sungai Donets Siverskiy.
"Mereka mengalami kerugian yang cukup besar," kata Gaidai.
Berapa batalyon telah dipindahkan ke sana untuk menambah kekuatan, akan tetapi rumah sakit penuh sesak seperti kamar mayat.
"Masih banyak penembakan di wilayah Luhansk dan Donetsk dan pasukan Rusia menembaki semua yang ada di jalan mereka,” tambah Gaidai.
Pada Selasa 5 Juli, pasukan Rusia menyerang pasar dan daerah perumahan di Sloviansk yang menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai tujuh orang.
Dilansir dari reuters.com, bahwa akibat serangan tersebut kobaran api melalap deretan kios pasar dan petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api.
Gubernur Donetsk, Pavlo Kyrylenko mengatakan bahwa Sloviansk dan Kramatorsk yang berada disebelahnya telah mengalami penembakan berat semalam
"Tidak ada tempat yang aman tanpa penembakan di wilayah Donetsk,” terang Kyrylenko.
Setelah merebut Lysychansk, yang merupakan kota dulunya dengan jumlah penduduk 100.000 orang, kini tinggal reruntuhan.
Bangunan hangus serta berlubang dan mobil terbalik, bahkan jalanan dipenuhi puing-puing sisa dari ganasnya pertempuran yang terjadi.
Tatiana Glushenko, seorang warga Lysychansk berusia 45 tahun, mengatakan masih ada orang-orang yang berlindung di ruang bawah tanah dan tempat perlindungan bom, termasuk anak-anak dan orang tua.
Dia tidak berpikir akan aman di bagian lain Ukraina untuk itu dia memutuskan tetap di Lysychansk bersama keluarganya.
"Seluruh Ukraina diserang, Ukraina barat, Ukraina tengah, Dnipro, Kyiv, di mana-mana. Jadi kami memutuskan untuk tidak mempertaruhkan hidup kami dan tinggal di sini, setidaknya di rumah," tambahnya.
Glushenko sekarang berharap perdamaian akan kembali ke kotanya yang hancur, tetapi bagi penduduk lanjut usia, Sergei dan Evgenia, prospek untuk membangun kembali dari reruntuhan tak dapat membayangkanya.
"Kita harus keluar dari sini entah bagaimana," kata Sergei.
"Atapnya rusak. Anda harus memperbaikinya, tetapi bagaimana dan bagaimana Anda membayarnya? Musim dingin akan segera datang juga," kata Evgenia.
Gubernur Luhansk Gaidai mengatakan pasukan Rusia menjarah Lysychansk dan Sievierodonetsk.
"Mereka memburu penduduk pro-Ukraina. Mereka membuat kesepakatan dengan kolaborator, mereka mengidentifikasi apartemen tempat tinggal prajurit, membobol dan mengambil pakaian," katanya. (*)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com