Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, menjelaskan kronologis kejadian yang mengakibatkan Brimob asal Jambi tewas tertembak di rumah dinas pejabat Polri.

Usai Tembak Mati Brimob asal Jambi, Bagaimana Status Bharada E? Ini Jawaban Mabes Polri

Posted on 2022-07-12 10:29:38 dibaca 4870 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA - Brigadir Y merupakan satuan Brimob asal Jambi, tewas ditembak Bharada E di rumah dinas petinggi Propam Mabes Polri, bagaimana statusnya?

Rumah dinas Polri Kadiv Propam Mabes Polri, Irjen Ferdy Sambo, menjadi saksi bisu terjadinya aksi penembakan antar polisi; Brigadir Y dan Bharada E.

Aksi saling tembak kedua Brimob asal Jambi dan Bharada E bermula terciduknya Bridagir Y yang panik setelah mencoba melakukan pelecehan terhadap istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Saat kejadian itu, pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir Y, saat korban tengah beristirahat di kamar pribadinya, Jumat 8 Juli 2022.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengungkap, Brigadir Y menyelinap masuk tanpa sepengetahuan korban pada pukul 17.00 WIB.

Sebelum tewas ditembak Bharada E, Brigadir Y disebut berniat ingin melakukan perbuatan tak senonoh terhadap istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

"Seperti yang saya jelaskan tadi, peristiwa itu terjadi ketika Brigadir Y memasuki kamar pribadi Kadiv Propam," Brigjen Ramadhan kepada wartawan.

Korban Ditodong Pistol

Tak hanya itu, saat berusaha melakukan pelecehan seksual terhadap istri atasannya, Brigadir Y juga disebut melakukan pengancaman dengan penodongkan pistol.

Peristiwa mencengkam itu terlibat cekcok antara Brigadir Y dengan istri Kadiv Propam.

Perbuatan Brigadir Y membuat korban melakukan perlawanan hingga berteriak meminta tolong.

"Sontak seketika istri Kadiv Propam berteriak minta tolong, sontak Brigadir Y Panik dan keluar," lanjutnya.

Aksi Penembakan Antar Brigadir Y dan Bharada E

Teriakan tersebut terdengar oleh Bharada E, lantas menegur Brigadir Y.

"Kemudian mendengar teriak ibu, Bharada E yang saat itu di lantai atas menghampiri," jelasnya.

Brigjen Ramadhan mengatakan, kemudian dari atas tangga, kurang lebih 10 meter Bharada E mendapat respons tembakan yang dilakukan oleh Brigadir Y.

"Akibat tembakan tersebut terjadilah saling tembak dan berakibat Brigadir Y meninggal dunia," tambahnya.

Status Bharada E Usai Tembak Mati Brigadir Y

Dari hasil oleh TKP dan pemeriksaan saksi serta alat bukti, ada 7 proyektil yang dikeluarkan oleh Brigadir Y dan 5 proyektil dari Bharada E.

Sementara itu, Ramadhan menegaskan, tindakan Bharada E merupakan pertahan dirinya, lantaran direspons secara tiba-tiba oleh Brigadir Y dengan tembakan.

"Perlu kami sampaikan bahwa, tindakan yang dilakukan Bharada E adalah tindakan untuk melindungi diri karena mendapat ancaman dari Brigadir Y," jelas Brigjen Ramadhan.

Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo Tidak Ada di TKP

Seperti diketahui, Brigadir Y merupakan ajudan pribadi Irjen Ferdy Sambo.

"Kemudian saat kejadian Kadiv Propam tidak ada dirumah, beberapa saat kemudian pak Kadiv datang langsung menghubungi Kapolres Jakarta Selatan dan selanjutnya dilakukan oleh TKP," lanjutnya.(disway)

Sumber: www.disway.id
Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com