BELUM DITEMPATI:  Dua tahun setelah diresmikan, namun Pasar Rakyat Sengeti hingga kini tak kunjung difungsikan.

Pasar Rakyat Sengeti Belum Ditempati

Posted on 2023-02-24 20:08:54 dibaca 4149 kali

JAMBIUPDATE.CO, MUARO JAMBI- Setelah dua tahun diresmikan, pasar rakyat Sengeti yang terletak di Kelurahan Sengeti Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi  hingga saat ini tak kunjung difungsikan.

Pembangunan pasar semi modern yang menggunakan dana APBD sekitar Rp 4.9 Milliar itu hingga saat ini belum ditempati dan pembangunannya bahkan terkesan sia-sia.

Pantauan di lapangan, kondisi dinding di pasar rakyat sengeti telah retak-retak ditambah lagi kondisi plafon yang sudah jebol. Keramik di beberapa lapak, juga terlihat sudah lepas.Beberapa dinding pasar juga tampak dipenuhi dengan coretan-coretan yang merusak keindahan pasar semi modern tersebut.

Rido Septian, Ketua Persatuan Pemuda Pemudi Kelurahan Sengeti (P3KS) sangat menyayangkan pasar yang dibangun dengan anggaran miliyaran rupiah itu hingga saat ini belum juga difungsikan.  "Mungkin,karena jumlah lapak yang disediakan terlalu sedikit dan kecil sehingga membuat para pedagang enggan untuk menempati pasar ini," katanya.

Rido menyarankan pemerintah daerah segera mencarikan solusi terbaik agar para pedagang di pasar yang lama mau menempati pasar baru ini. Ia menyebut, jumlah lapak dan pedagang yang tidak sesuai sehingga membuat pasar baru ini belum difungsikan hingga saat ini.

"Pemerintah Daerah harus segera mencari solusi terbaik, agar pasar rakyat ini segera bisa difungsikan sebagaimana mestinya. Kalau bangunan tersebut tidak kunjung di tempati, lama kelamaan bakalan hancur dan akan dikhawatirkan bisa menjadi tempat muda-mudi melakukan hal-hal yang negatif," katanya.

Sureni (42) pedagang bahan pokok yang sehari-harinya berjualan di pasar tradisional yang lama menyampaikan, lapak yang disediakan di pasar yang baru terlalu kecil dan sedikit sehingga tidak memungkinkan untuk para pedagang berjualan di pasar yang baru.

"Bukannya tidak mau pindah, kalau realisasi nya kemaren pas, mau kami pindah. Lapak yang disediakan tidak penuh. Misalnya, pedagangnya ada 10 tapi tempat yang disediakan ada 5, bagaimana kami mau pindah," katanya.

Pria yang akrab disapa Bapak Indah itu menyampaikan, aspirasi dari para pedagang telah disampaikan kepada Pemerintah Daerah. Permintaan dari para pedagang sangat sederhana, cuma disediakan lapak yang cukup untuk kami berjualan. " Kemaren sempat berdebat juga, permintaan kami tidak muluk-muluk, yang penting lapak yang di sediakan cukup untuk kami berjualan cuma itu saja," jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Suryati, wanita paruh baya yang sehari-harinya berjualan sarapan pagi di pasar lama itu. Ia menyampaikan, lapak yang disediakan di pasar baru terlalu kecil sehingga tidak memungkinkan dirinya untuk berjualan di pasar yang baru itu. "Kami bukan tidak mau pindah, lapak yang ada di pasar baru itu kecil, jadi bagaimana kami mau berjualan disana. Kalau lapak yang disediakan itu cukup, maulah kami pindah," jelasnya.

Terpisah, saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Muaro Jambi , Riduwan belum bersedia untuk memberikan komentar. (wan) 

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com