Pipa Gas Meledak di Inhil, Jalintim Ditutup Sementara

Pipa Gas Meledak di Inhil, Jalintim Ditutup Sementara

Posted on 2026-01-02 21:33:14 dibaca 548 kali

JAMBIUPDATE.CO, TEMBILAHAN-Pipa gas milik Perusahaan Gas Nasional (PGN) dilaporkan meledak dan terbakar di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (2/1/2026). Akibat kejadian tersebut, warga yang bermukim di sekitar lokasi diminta untuk segera mengungsi demi keselamatan.

Camat Kemuning, Raja Nurliatin, seperti dikutip dari riaupos.co, mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi warga serta mendirikan posko pengungsian di lokasi yang dinilai aman.

BACA JUGA: Baru Pertama Kali Terjadi, Gaji ASN Sungai Penuh Terlambat, 14 OPD Terdampak

"Warga di sekitar jalur pipa gas sudah kami minta untuk mengungsi. Saat ini kami juga telah menyiapkan posko pengungsian," ujar Raja Nurliatin saat dikonfirmasi Riaupos.co melalui sambungan telepon seluler.

Terkait penyebab pasti ledakan pipa gas milik negara tersebut, Raja Nurliatin mengaku pihaknya belum menerima informasi lengkap. Namun, berdasarkan laporan awal di lapangan, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

BACA JUGA: Kejati Jambi Siap Melaksanakan Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru 2026

"Kronologis pastinya belum kami ketahui. Informasi awal yang kami terima, api mulai muncul sekitar jam empat sore," jelasnya.

Akibat kebakaran tersebut, arus lalu lintas di sekitar Desa Batu Ampar mengalami kemacetan cukup panjang, mengingat lokasi kejadian berada tidak jauh dari Jalan Lintas Timur yang merupakan jalur utama penghubung antardaerah.

"Kami sudah melaporkan kejadian ini kepada Bapak Bupati dan Ibu Bupati. 

BACA JUGA: Ancaman Banjir Membesar, Sungai Meluap dan Longsor Terjadi di Belasan Titik di Bungo

Selain itu, instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, BPBD, serta Dinas Pemadam Kebakaran juga telah kami hubungi. Untuk Jalan Lintas Timur saat ini terjadi kemacetan,"tutupnya.

Kapolsek Kemuning Kompol M Simanungkalit SH MH menegaskan, jalan Lintas Timur ditutup sementara waktu. Penutupan jalan dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya lanjutan dari kebakaran pipa gas tersebut.

“Jalan Lintas Timur kami tutup sementara. Kami juga menetapkan radius aman antara 500 meter hingga 1 kilometer dari lokasi pipa gas yang terbakar. Masyarakat dilarang mendekat ke area kejadian," tegas Kapolsek Kemuning.

Akibat penutupan tersebut, arus lalu lintas di sekitar Desa Batu Ampar mengalami kemacetan cukup panjang. Aparat kepolisian bersama instansi terkait melakukan pengamanan lokasi serta pengaturan lalu lintas di sekitar area terdampak.

Sementara itu, Tim Gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) koordinasikan dengan Perusahan Gas Nasional (PGN) untuk memutus jalur distribusi. Hal itu untuk menangani dengan cepat insiden terbakarnya jalur pipa gas nasional di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Jumat (2/1/2026).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil, R Arliansah, turun langsung memimpin penanganan di lokasi bersama tim Damkar Inhil. Sejumlah langkah strategis dilakukan, di antaranya pengamanan radius bahaya. Petugas membantu pihak kepolisian mengatur dan mengamankan arus lalu lintas hingga radius sekitar 3 kilometer dari titik api guna mencegah risiko yang lebih besar.

Selain itu, warga yang bermukim di sekitar lokasi kejadian diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman. BPBD juga melakukan koordinasi dengan PGN melalui subkontraktornya untuk segera memutus aliran distribusi gas.

"Saat ini tim teknis dari PGN sedang menuju lokasi untuk melakukan pemutusan jalur distribusi gas agar api dapat segera dipadamkan secara total," ujar Arliansah.

Diketahui, pipa yang terbakar tersebut merupakan bagian dari Jalur Pipa Gas Nasional yang menghubungkan wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) menuju Dumai.

Arliansah mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada. Warga diminta menjauh dari lokasi kejadian, sementara pengguna Jalan Lintas Timur diimbau untuk berhati-hati atau menunda perjalanan hingga kondisi dinyatakan aman.

"Informasi pengelola GAS pipanya sudah ditutup, tak lama lagi insyallah mati,"tutup Arliansyah.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan memastikan api tidak merambat ke permukiman warga sambil menunggu proses teknis pemutusan gas dari pihak PGN. (*)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com